Tips Menjadi Agen Properti

Tips Menjadi Agen Properti

Salah satu cara untuk meraup keuntungan dalam bidang jasa adalah menjadi agen properti. Banyaknya peminat dan semakin sedikitnya lahan membuat harga jual properti melambung tinggi, apalagi di kota besar. Itulah pentingnya mengapa sebuah agen properti sangat dibutuhkan, terlebih bagi mereka yang tak mampu menjual bangunan atau tanah mereka. Yang lebih menyenangkan adalah menjadi agen  tak memerlukan modal yang besar, bahkan tanpa modal seperser pun. Nah, bagaimana agar Anda sukses menjadi seorang agen properti? Berikut tips-tipsnya.

  1. Sama seperti usaha lainnya, menjadi seorang agen  juga harus memiliki target konsumen dan wilayah yang akan Anda jangkau. Apakah hanya menjangkau satu kota atau provinsi, atau malah satu Indonesia. Dengan membuat target lebih dulu, Anda jadi bisa menganalisa pasar.
  2. Biasanya, agen properti menjangkau daerah besar karena lebih strategis dan peminatnya pun banyak. padahal tak semua orang pengin memiliki bangunan di kota besar saja kan? Nah, inilah yang menjadi peluang saat menjadi makelar properti. Jangkaulah kota-kota kecil di beberapa daerah Indonesia karena besar kemungkinan pesaing Anda hanya sedikit.
  3. Ada dua cara untuk menjadi broker properti yang disesuaikan dengan modal yang Anda miliki. Jika Anda memiliki modal untuk membangun sebuah PT maka Anda bisa membangun sebuah perumahan atau apartemen dalam skala besar sehingga bisa menjualnya kepada konsumen. Namun, jika modal yang Anda punya hanya sedikit, ada cara lain agar Anda tetap mendapat keuntungan saat menjadi makelar properti. Anda bisa mencari rumah yang sedang dijual kemudian menawarkan kepada orang lain sehingga mendapatkan komisi dari penjualan tersebut, meskipun mungkin keuntungannya tak sebesar saat membuat perumahaan.
  4. Masih berkaitan dengan point ke 3, saat Anda menjadi broker properti dengan  membuka PT atau bidang usaha maka sebaiknya lihat dulu pangsa pasar yang ada. Lakukan uji coba terhadap perusahaan Anda sehingga dikenal oleh target pasar Anda.
  5. Menjadi sebuah agen properti memang tak mudah, apalagi sudah ada developer besar yang sudah diketahui banyak oleh masyarakat. Maka dari itu, jangan ragu dan pelit untuk melakukan pemasaran, bisa melalui website properti, media cetak, media elektronik, atau memasang iklan di pinggir jalan.
  6. Menjadi agen properti berarti Anda menjual jasa dan berhubungan banyak dengan orang. Maka dari itu, jangan ragu dan malas membangun hubungan baik dengan siapa pun, tanpa pandang bulu karena bisa saja mereka adalah calon konsumen Anda. Tak hanya itu, berikan penjelasan mengenai transaksi dan properti yang hendak Anda tawarkan sejalas mungkin—menghindari masalah yang ada. Sehingga nantinya konsumen tahu bahwa Anda adalah agen properti profesional dan tak merugikan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *