Kiat Sukses Bisnis Jual Beli Motor Bekas

Kiat Sukses Bisnis Jual Beli Motor Bekas

Bisnis jual beli motor bekas adalah salah satu bisnis yang cocok untuk para pemula. Mengapa demikian? Karena pangsa pasarnya cukup besar. Hampir semua kalangan masyarakan memiliki motor di setiap rumah. Karena harganya yang murah, para pelajar, mahasiswa, karyawan pun memilih menggunakan motor untuk aktivitas sehari-harinya. Motor bekas lebih disukai karena harganya lebih murah daripada motor baru. Tertarik mencoba peruntungan di dunia jual beli motor bekas ini? Yuk simak pembahasannya berikut ini.

Mulai dari makelar motor

Apa yang Anda pikirkan jika mendengar istilah jual beli motor bekas? Showroom motor-kah? Well, bagus memang memiliki showroom motor, tapi perlu modal yang besar tentunya.  Sebagai pemula, Anda pun bisa memulai bisnis ini tanpa modal. Caranya mudah. Anda bisa mulai usaha jual beli motor bekas sebagai makelar terlebih dulu. Tugas makelar hanyalah mempertemukan antara pembeli motor dengan penjual motor. Mereka akan memberi komisi yang lumayan untuk Anda. Kalau menjjadi makelar motor sudah berjalan, uang komisi yang Anda terima, bisa Anda tabungkan. Kalau sudah banyak uang tabungan Anda, uang tersebut bisa dijadikan modal untuk membeli motor bekas.

Memeriksa kondisi motor

Sebelum membeli, motor bekas yang Anda pilih dicek terlebih dulu. Misalnya saja, kondisi oli, sasis atau rangka, goresan pada bodi, dan lain-lain. Kalau tidak mengerti masalah seperti itu, Anda bisa mengajak relasi yang mengerti soal kondisi motor. Yang tidak kalah penting adalah kelengkapan surat-surat. Motor bekas tanpa surat-surat harganya jauh lebih murah memang. Namun pikirkan apa yang akan terjadi kepada Anda bila ternyata motor itu hasil curian? Ya, Anda akan tersangkut bahkan mungkin bisa digolongkan sebagai penadah dan panjang urusannya. Oleh karena itu, lebih baik beli motor bekas yang surat-suratnya komplit

Cari investor atau pinjam ke bank?

Mencari investor atau pinjam ke bank adalah dua cara yang dapat Anda lakukan untuk mencari modal. Mengajukan pinjaman ke bank pun bisa dengan dua cara, yakni dengan memakai agunan: aset Anda dijadikan agunan dan tanpa agunan. Namun kredit tanpa agunan ini bunganya lebih besar. Jika memungkinkan ikutilah program pinjaman bagi para entrepreneur yang kini ada di berbagai bank.  Selain itu, Anda bisa mengajukan diri untuk menjadi mitra binaan perusahaan atau BUMN di lingkungan sekitar.

Mencari investor itu sulit? Tidak juga. Ajaklah teman-teman yang satu visi dengan Anda, dan tawarkan bagi hasil. Anda juga bisa mencari teman atau kerabat yang menjual motor mereka. Mintalah mereka untuk menaruh motornya di bisnis Anda lalu Anda carikan pembelinya.

Rumah Anda dijadikan show room

Bicara tentang showroom, tentu yang Anda pikirkan adalah besarnya sewa tempat untuk dijadikan showroom motor. Jangan salah, mereka yang modalnya terbatas juga bisa membuka showroom motor. Caranya dengan memanfaatkan rumah Anda sendiri. Kalau dirasakan rumah Anda kurang luas, carilah kenalan yang memiliki halaman rumah yang lumayan luas. Jika menyewa dirasakan terlalu berat bagi Anda, tawarkanlah bentuk kerja sama bagi hasil.

Strategi pemasaran dan promosi

Pemasaran dan promosi juga perlu diperhatikan dalam bisnis ini. Agar bisnis berjalan baik, buatlah rencana promosi dan marketing yang efektif. Perluaslah jaringan relasi Anda. Jangan lupa, manfaatkan juga promosi online, terutama di web, blog, dan sosial media.  Promosi di Internet baiknya dioptimalkan. Jika memungkinkan jalin saja kerja sama dengan perusahaan periklanan digital, misalnya http://id.gopher.co.id.

Nah,  itu tadi seluk beluk bisnis jual beli motor bekas. Tunggu apa lagi? Segera mulai usaha motor bekas sekarang juga.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *