Ragam Cara Belajar Bisnis Properti

Ada banyak cara untuk belajar bisnis properti. Ada yang gratis tanpa biaya sedikitpun, namun ada juga yang mengeluarkan biaya lumayan banyak. Seberapa bersinarnya bisnis properti itu? Bisnis properti adalah salah satu industri yang bersinar saat sekarang ini. Untung yang di dapat dari bisnis ini terhitung sangat besar. Belum lagi, Anda menuai berkah karena membuat kehidupan orang lain jadi lebih baik dengan memberikan mereka tempat tinggal. Nah, belajar hal baru tentu penting bagi semua pebisnis apalagi pebisnis pemula. Jika Anda yang ingin terjun ke bisnis properti tentunya ingin terlebih dulu mempelajari seluk beluk  bisnis properti, kan? Berikut adalah macam-macam cara belajar bisnis properti. Semoga bermanfaat.

Belajar murah meriah bahkan gratis

Mempelajari bisnis properti tidak harus dengan biaya mahal. Dengan biaya murah bahkan gratis juga bisa. Wah, apa itu mungkin? Ya mungkin saja. Pertama dengan membuka website tentang belajar properti yang sudah banyak sekarang ini. Perlu diperhatikan, ada juga web yang secara sekilas menjelaskan tentang belajar properti,  namun selengkapnya bisa dibaca di buku terbitan mereka. Belajar dari buku juga salah satu cara belajar properti dengan murah. Jangan pikirkan mengenai mahalnya harga buku tersebut, namun pikirkan juga berapa yang Anda hasilkan setelah membaca buku itu. Anggaplah buku belajar properti itu sebagai investasi yang harus Anda keluarkan untuk mendapat imbal balik hasil yang lebih besar lagi.

Belajar dengan ikut seminar

Ikut seminar bisnis properti juga merupakan salah satu cara belajar ilmu properti. Pembicaranya biasanya mereka pebisnis properti yang telah malang melintang di bisnis properti. Biaya untuk ikut seminar seperti ini memang lumayan besar. Namun bayangkan, berapa banyak ilmu dan pengalaman dari  para pebisnis sukses yang bisa Anda serap. Jangan lupa pula untuk menjalin networking di setiap kesempatan seminar properti. Caranya mudah, setiap berkenalan dengan orang baru, berikan kartu nama Anda atau lebih bagus lagi bertukar kartu nama dengan kenalan baru tersebut. Siapa tahu peluang bisnis Anda malah terbuka lebar dari sana.

Belajar dengan bekerja di dunia properti

Tidak usah ngoyo menjadi developer jika memang tidak memungkinkan. Belajar saja dulu dengan bekerja.  Maksudnya, Anda bisa bisa bekerja di perusahaan properti. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui segala hal tentang bisnis properti dari A-Z. Tentunya tidak selamanya. Karena Anda hanya menimba ilmu saja untuk memulai bisnis properti

Belajar jadi pengusaha

Langsung jadi pengusaha juga salah satu jalan untuk belajar bisnis properti. Misalnya di rumah Anda ada kamar yang tidak terpakai, jadikanlah sebagai kamar kos. Keuntungannya bisa dipakai untuk membuka bisnis lain yang menunjang atau pun untuk memperbanyak kamar kos. Jika dikelola secara profesional, maka  bisnis akan berkembang pesat. Nah, segala problematika dalam berbisnis tentunya akan menjadi pelajaran tersendiri. Bukankah belajar dari kesalahan sendiri akan lebih baik buat pengusaha?

Belajar promosi dunia properti

Kalau sudah  belajar tentang bisnis properti, harusnya juga belajar bagaimana mempromosikan bisnis properti Anda. Bagi pemula dengan modal pas-pasan, anda harus pintar-pintar mengelola dana promosinya. Tapi jangan khawatir, zaman sekarang ada cara promosi yang biayanya tidak mahal tapi cakupannya luas. Ya, promosi lewat media internet. Apabila ingin memaksimalkan impact promosi Online, nggakk ada salahnya kamu memakai jasa perusahaan periklanan digital misalnya http://id.gopher.co.id.  yang menunjang usaha kecil dan pebisnis pemula.

Nah, belajar bisnis properti mudah, kan? Tunggu apalagi? Yuk belajar bisnis properti mulai dari sekarang.

Kiat Sukses Memulai Bisnis Jasa Konstruksi

Mungkin Anda bingung bagaimana memulai bisnis jasa konstruksi. Sebagai informasi sedikit untuk Anda menurut Undang-Undang jasa Konstruksi, yang merupakan usaha jasa konstruksi adalah layanan jasa konsultasi perencanaan pekerjaan konstruksi, layanan jasa pelaksanaan pekerjaan konstruksi, dan layanan jasa konsultansi pengawasan pekerjaan konstruksi yang bisa berbentuk perseorangan, badan usaha, atau instansi pemerintahan. Mengingat banyaknya lahan dan kebutuhan masyarakat akan sebuah bangunan maka sebuah jasa konstruksi sangat dibutuhkan saat ini. Nah, bagaimana memulai bisnis jasa bangun?

Pembuatan CV atau PT

Bisnis jasa konstruksi memang sangat berbeda jauh jika Anda berbisnis kuliner perumahan yang tak memerlukan sebuah badan usaha. Maka dari itu, jika Anda ingin sukses usaha jasa konstruksi, harus dimulai dengan membuat CV untuk membangung sebuah brand bahwa perusahaan Anda cukup profesional. Apalagi mengingat bahwa bisnis konstruksi biasanya untuk menangani pembangunan gedung yang memerlukan biaya yang sangat besar maka dari itu profeionalitas sebuah bisnis konstruksi sangat dibutuhkan. Untuk awal Anda harus membuats ebuah CV. Mulailah dengan menyiapkan nama CV, menentukan modal, membuat susunan organisasi, dan menentukan loaksi usaha dan bidang usaha.

Mungkin Anda bingung berapa banyak modal yang harus Anda siapkan. Berdasarkan ketentuan Undanga-undang khusus pembuatan PT berdasarkan UU No 40 tahun 2007 modal dasar perseroan ditentukan yaitu Modal dasar minimal Rp 50.000.000.

Tentukan Jenis Bisnis Anda

Mungkin Anda sudah memiliki modal dan sudah mendirikan sebuah CV atau PT, lantas langkah apa selanjutnya? Seperti yang Anda tahu bahwa bisnis ini biasanya mencakup banyak wilayah. Mulai dari konstruksi bangungan gedung atau bangunan sipil, renovasi rumah, usaha kontraktor supply material, usaha konstruksi jalan, jembatan, dan lain sebagainya. Maka dari itu, sebaiknya Anda harus tahu dulu jenis yang akan dipilih. Sebagai referensi, berikut gambaran jenis bisnis jasa konstruksi yang terdapat dalam UU no 18 tahun 1999.

  • Perencanaan Konstruksi atau biasa disebut dengan Konsultan perencana yang memberikan layanan jasa perencanaan konstruksi, mulai dai studi pengembangan hingga penyusunan dokumen kontrak kerja konstruksi.
  • Pelaksana Konstruksi atau biasa disebut dengan Kontraktor Konstruksi yang bergerak di bidang layanan jasa pengawasan mulai dari penyiapan lapangan hingga akhir pekerjaan konstruksi.
  • Pengawasan Konstruksi atau biasa disebuat dengan Konsultan Pengawas yang memberikan jasa pengawasan baik sebagian atau keseluruhan pelaksanaan konstruksi mulai awal hingga akhir.

Kiat Bagaimana Memulai Bisnis Properti

Bagaimana memulai bisnis properti? Itulah pertanyaan yang menghinggapi sebagian besar Anda yang ingin memulai bisnis di bidang properti. Apakah benar bisnis properti cocok bagi Anda yang merupakan pemula di industri ini? Nah, untuk menjawab pertanyaan Anda dan jutaan pebisnis pemula lainnya, simak baik-baik artikel berikut ini.

Mempelajari harga

Pemula yang ingin memulai bisnis properti hendaknya memulai dari yang risikonya minim. Misalnya, memulai bisnis dari menyewa bangunan lalu menyewakan kembali kepada pihak lain. Atau menjadi penghubung antara penjual dengan pembeli properti yang akan mendapatkan komisi yang lumayan. Untuk bisa memulainya, Anda harus mempelajari dulu harga properti di satu wilayah. Jangan sampai Anda menjual bangunan di atas harga properti rata-rata di sana. Ingatlah juga supaya Anda tidak menjual bangunan atau rumah dengan harga di bawah pasaran.

Mempelajari kenaikan harga di suatu wilayah penting pula. Hal itu untuk menyimpulkan wilayah mana yang memang kenaikannya pesat tiap tahun. Wilayah seperti itu adalah wilayah emas, yang baik untuk membuka bisnis properti. Ada pula wilayah yang perkembangannya biasa-biasa saja, bahkan ada yang tidak berkembang. Semuanya bergantung pada sarana infrastruktur serta angkutan jalan. Jangan sampai Anda berbisnis properti di wilayah yang tidak berkembang dari tahun ke tahun.

Mempelajari target market

Pemula yang hendak terjun ke bisnis properti mesti mempelajari target pasar. Perumahan yang harga satu unitnya menjapai Rp. 300 juta rupiah, cocoknya untuk mereka kelas menengah atas. Sebaliknya, perumahan subsidi yang harga per unitnya maksimal Rp120 juta target pasarnya mereka yang tingkat ekonomi lemah.

Begitu pun bila Anda membuka usaha kos-kosan. Misalnya rumah Anda dekat dengan kampus, maka usaha yang cocok adalah kos-kosan mahasiswa. Kisaran harga per bulannya Rp 300 ribu sampai dengan Rp500 ribu. Namun bila Anda dekat dengan pusat perkantoran, bisa membuka usaha kos-kosan dengan harga yang lebih maha, mamun dengan fasilitas yang lebih baik, misalnya dilengkapi AC, laundry, dan TV kabel.

Mempelajari peluang

Semua yang terjun ke bisnis properti harus pintar-pintar mencari peluang. Misalnya, ada orang yang sedang butuh uang cepat dan hendak menjual rumahnya. Atau juga ada orang yang butuh tempat tinggal cepat. Anda harus dapatkan info-info seperti itu. Bagaimana caranya? Tentunya dengan memperbanyak relasi dan kenalan. Karena info seperti ini biasanya hanya beredar terbatas. Semakin banyak tahu info semacam itu, semakin terbuka peluang Anda di dunia properti. Rupiah yang akan Anda jaring pun semakin banyak. Hebat, bukan?

Mempelajari promosi

Promosi di dunia properti sesungguhnya tidak jauh berbeda dengan sektor lainnya. Selain memasang iklan di media elektronik dan cetak, manfaatkan juga Internet. Maksimalkan promosi gratis di website, blog, dan jejaring sosial. Masukkan juga properti yang ingin Anda promosikan di situs jual beli gratis. Jika ingin efek promosi Internet yang lebih dahsyat lagi, kontak saja perusahaan jasa periklanan digital, misalnya http://id.gopher.co.id.

Demikian tadi kiat bagaimana memulai bisnis properti. Semoga Anda yang baru akan memulai bisnis bisa menuai manfaatnya. Selamat berbisnis.

Sumber:

  1.      http://www.ciputraentrepreneurship.com/tips-trik-properti/elang-gumilang-berbagi-tips-memulai-bisnis-properti
  2.      http://bisnisukm.com/cara-memulai-bisnis-properti-dengan-modal-kecil.html

Cara Memulai Bisnis Properti Bagi Pemula

Anda merupakan seorang pemula yang ingin memulai bisnis properti tapi bingung tidak mengetahui cara untuk memulainya?  Anda khawatir tidak memiliki cukup modal? Bagaimanakah cara mencukupi uang modal untuk bisnis properti? Semuanya bisa Anda ketahui dari pembahasan tentang cara memulai bisnis properti bagi pemula berikut ini. Semoga bermanfaat

Belajar bisnis properti

Sebelum melakukan segala sesuatu—termasuk bisnis, Anda sebagai pemula haruslah banyak belajar. Berbisnis properti, tentunya harus belajar bisnis properti. Apakah belajar bisnis properti harus mengenyam pendidikan yang relevan, misalnya arsitektur atau teknik sipil? Tidak juga. Anda bisa belajar dari teman atau pun kerabat yang telah terlebih dulu terjun ke bisnis ini. Bila tidak ada, Anda bisa belajar dari buku-buku yang banyak dijual di toko buku, atau yang lebih murah lagi, belajar melalui internet. Sudah banyak website yang mengulas serba-serbi dunia properti.

Namun jika Anda mau merogoh kocek lebih dalam, ikuti saja seminar dunia properti. Jangan pikirkan harga seminar yang mahal, tapi pikirkan itu sebagai sebuah investasi. Sebuah investasi yang akan anda tuai hasil panennya kelak.

Mencari informasi

Setelah ilmu bisnis properti sudah di tangan, kini saatnya untuk mempraktikkannya.  Lalu bagaimana caranya? Mudah saja, cari dan gali informasi seluas-luasnya yang berkaitan dengan properti. Misalnya, informasi mengenai orang yang ingin menjual rumah dan informasi orang yang sedang mencari tempat tinggal. Untuk mendapatkan informasi seperti ini gampang-gampang sulit. Pasalnya info demikian lebih banyak beredar dari mulut ke mulut. Jadi semakin banyak Anda memiliki jaringan pertemanan, maka semakin banyak pula info yang akan Anda dapat.

Mencari modal

Mencari modal bisa jadi pekerjaan yang paling sulit buat pebisnis pemula seperti Anda. Namun untuk pertama kali, tidak ada salahnya memulai dengan modal seminim mungkin? Wah, adakah bisnis properti yang bermodal minim? Ada. Contohnya dengan menjadi makelar, yang mempertemukan antara pembeli rumah dengan penjual rumah, antara penyewa rumah dengan pemilik rumah.  Keuntungan yang didapatkan dari hasil itu bisa Anda gunakan untuk meluaskan bisnis.

Jika Anda memiliki pekarangan yang luas, sewakanlah kepada Usaha Kecil Menengah. Bila Anda memiliki kamar yang tidak terpakai, dapat membuka usaha kos-kosan. Atau jika memiliki lahan yang lumayan luas bisa membangun perumahan eksklusif berkonsep cluster dengan dana pinjaman dari bank. Perumahan tersebut nantinya Anda bisa jual atau kontrakan.

Melakukan promosi

Tiada bisnis yang bisa berjalan lancar tanpa ditunjang promosi yang baik. Tidak perlu khawatir jika tidak memiliki bujet promosi yang besar. Dewasa ini ada media internet. Dengan melalui internet, Anda bisa menjangkau ribuan bahkan jutaan calon konsumen dalam sekali klik.  Jika tidak tahu caranya, Anda bisa memanfaatkan jasa misalnya http://id.gopher.co.id.  Yakni sebuah perusahaan periklanan digital yang menunjang usaha kecil dan pebisnis pemula.

Nah,  itulah tadi cara memulai bisnis properti bagi pemula. Tidak rumit, kan? So, tunggu apalagi. Segera mulai bisnis Anda sekarang.

Ketahui Plus Minus Sebelum Memulai Bisnis Properti Gedung Perkantoran

Pernahkah terlintas di kepala Anda bagaimana cara memulai bisnis properti gedung perkantoran? Mungkin selama ini Anda hanya ingat bisnis properti seperti rumah, apartemen, atau tanah tapi melupakan gedung perkantoran yang memiliki prospek yang sama cerahnya dengan porperti yang lain. Hal ini dapat dilihat dari semakin banyaknya perusahaan yang ada di Indonesia dan tentunya membutuhkan sebuah sarana agar proses perusahaan bisa berjalan lancar.

Mungkin Anda tahu bahwa gedung perkantoran memiliki dua jenis. Pertama, disebut dengan strata title atau gedung susun (bisa Anda lihat di gedung perkantoran di wilayah Kuningan) yang biasanya dibangun oleh developer yang tiap unitnya dijual atau disewakan kepada banyak perusahaan mereka memiliki hak milik atas unit yang mereka beli. Pada umumnya gedung perkantoran strata title ini dibangun di pusat perkotaan yang diperuntukkan bagi lembaga atau perusahaan yang memiliki belum memiliki modal cukup besar untuk membangun sebuah gedung perkantoran.

Kedua, selain strata title juga ada non strata title atau gedung tunggal, yang merupakan gedung yang dimiliki sendiri oleh perusahaan tersebut. Biasanya jenis gedung perkantoran ini memiliki hak guna bangunan sendiri dan bisa menyewakannya kepada perusahaan lain. Misalnya Anda berniat untuk berinvestasi jenis yang satu ini. Sebuah bangunan ruko yang terdiri dari 3 lantai, maka untuk memanfaatkannya Anda bisa menyewakannya kepada dua perusahaan untuk mendiami lantai 2 dan 3, sedangkan perusahaan Anda berada di lantai 1.

Nah, kira-kira seperti apa kekurangan dan kelebihan sebelum Anda memulai bisnis yang satu ini? Sedikit info untuk Anda bahwa gedung perkantoran juga memiliki 3 kategori, yaitu grade A, B, dan C di mana biasanya grade A memiliki ukuran yang paling besar dan biasanya dihuni oleh perusahaan mutinasional. Untuk grade B bisa dikatakan sama seperti grade A, tetapi jumlah lantainya lebih sedikit dibandingkan grade A. Sedangkan jika Anda ingin melihat gedung grade C maka Anda bisa melihat gedung instansi pemerintan yang lantainya paling sedikit dibandingkan dengan grade A dan B.

Kekurangan

  1. Sebuah perusahaan sangat dipengaruhi oleh konsisi ekonomi nasional suatu negara. Hal inilah yang banyak menyebab perusahaan gulung tikar atau berpindah gedung   perkantoran yang lebih kecil untuk menekan biaya pengeluaran. Hal ini akan berdampak pada saat Anda memulai bisnis properti gedung perkantoran.
  2. Bisa dikatakan bahwa gedung perkantoran tentu berbeda dengan rumah atau apartemen. Hal inilah yang mendasari banyak investor enggan untuk bekerja sama karena lahan gedung perkantoran tak bisa digunakan untuk sendiri, misalnya untuk tempat tinggal.
  3. Biasanya gedung eprkantoran memiliki peraturan sendiri di dalamnya. Hal inilah yang akan memperumit perurusan sewa menyewa atau jual beli.

Kelebihan

  1. Kawasan perkantoran atau Central Business District selamanya merupakan kawasan yang paling diminati oleh banyak perusahaan. Selama masih adanya proses ekonomi, maka permintaan unit gedung perkantoran semakin meningkat.
  2. Jika dibandingkan dengan rumah atau tanah, keuntungan gedung perkantoran lebih tinggi, yaitu berkisar 7%-12%.
  3. Tentu berpindah rumah akan lebih mudah dibandingkan dengan berpindah kantor bukan? Hal inilah yang membuat waktu penyewaan cenderung lebih lama dibandingkan jika Anda menyewa rumah.

Tips Memulai Bisnis Properti Online

Bisnis properti memang semua orang tahu, namun bisnis properti di internet mungkin masih asing di telinga Anda. Internet memang media yang saat ini sudah banyak orang bisa mengaksesnya. Lantas bagaimana hubungannya dengan bisnis properti? Apa itu usaha properti online dan bagaimana memulainya? Pertanyaan itu akan dijawab tuntas dalam pembahasan berikut ini. Semoga bermanfaat bagi Anda pebisnis pemula.

Apa itu bisnis properti online?

Bisnis properti online adalah bisnis properti yang kegiatannya memanfaatkan teknologi internet. Wah, apakah itu mungkin? Ya mungkin saja. Pertumbuhan internet di Indonesia termasuk yang cukup pesat di dunia. Makin banyak orang bisa mengaksesnya. Tidak perlu personal computer, cukup lewat telepon genggam saja.

Nah, lantas kegiatan apa saja  dalam  bisnis properti yang bisa dijalankan lewat internet? Banyak juga loh. Misalnya, belajar bisnis properti dari website, membuat blog dan website, memanfaatkan sosial media, memanfaatkan sosial media, memanfaatkan situs jual beli online, dan memanfaatkan perusahaan periklanan ditigal. Yuk kita bahas satu-per satu.

Belajar bisnis dari website

Masih berpikiran kalau terjun ke bisnis properti harus memiliki latar belakang pendidikan bisnis atau arsitektur atau teknik sipil? Anda salah. Bisnis properti bisa dipelajari lewat media-media lain, misalnya internet. Tidak percaya? Sekarang juga Anda bisa ketik belajar bisnis properti di mesin pencari Google. Niscaya Anda menemukan banyak sekali entri tentang bisnis properti. Atau Anda bisa belajar lewat e-book yang bisa ditemukan di internet juga.

Membuat blog dan website

Apakah bisnis properti memerlukan blog dan website? Ya sangat perlu. Utamanya adalah untuk kegiatan pemasaran. Bukankah  pemasaran adalah kunci sukses dalam berbisnis properti? Nah, membuat website dan blog banyak pula yang gratis. Blog bisa Anda buat di blogspot atau wordpress. Sedangkan website berbayar dengan biaya hosting yang terjangkau juga banyak tersebar. Kalau mau tinggal menghubungi pihak yang memberikan layanan web hosting. Biasanya mereka menyediakan berbagai paket yang bisa dipilih.

Memanfaatkan sosial media

Sosial media adalah tempat orang-orang berbagi informasi. Dan informasi adalah hal krusial bagi orang-orang dunia bisnis. Mengapa demikian? Karena di dunia bisnis properti, siapa yang mendapat informasi terbanyak dan tercepat, akan cepat pula mendapat keuntungan. Contohnya: Pak Wisnu dari developer A mendapat informasi tentang lahan luas yang dijual murah karena pemiliknya butuh uang dari sosial media Facebook. Segera ia menghubungi si pemilik lahan dan bernegosiasi. Itulah salah satu manfaat sosial media bagi bisnis properti.

Memanfaatkan situs jual beli online

Sekarang sudah banyak situs jual beli online yang juga menampilkan produk properti.  Anda bebas mengunggah foto properti Anda kemudian menyebutkan spesifikasinya dengan jelas, lengkap dengan nomor kontak. Nantinya, calon pembeli yang berminat akan menghubungi Anda secara langsung. Bukan Cuma jual beli tanah dan bangunan, sewa-menyewa rumah pun bisa dimasukkan di situs jual beli online. Coba saja sendiri.

Memanfaatkan perusahaan periklanan digital

Apabila semua sarana yang gratisan di Internet sudah dimanfaatkan, mari berpikir untuk lebih memaksimalkannya lagi. Bagaimana caranya? Mungkin Anda tidak tahu trik-triknya. Jadi percayakan saja pada perusahaan periklanan digital misalnya http://id.gopher.co.id.  yang menunjang usaha kecil dan pebisnis pemula.

Itu tadi serba-serbi memulai bisnis properti online. Semoga bisa menjadi inspirasi buat Anda yang hendak berbisnis properti. Selamat berbisnis.

Keuntungan dan Kerugian Sebelum Memulai Usaha Properti

Seperti dua mata pisau, ada beberapa hal yang harus anda ketahui sebelum memulai usaha properti terkait dengan keuntungan dan kerugian di dalamnya. Dalam berbisnis anda memang dituntut untuk tak asal memilih, apalagi bisnis yang satu ini membutuhkan biaya yang tak mudah. Oleh karena itu dengan mengetahui keuntungan dan kerugian sebelum memulai bisnis properti, Anda bisa jaga-jaga dan terhindar dari kerugian tersebut.

Kerugian

Ada beberapa kerugian yang mungkin Anda temukan saat memulai usaha di bidang properti, di antaranya adalah:

  1. Bisa dibilang bahwa usaha properti tidak mudah dijual cepat ketika Anda sedang membutuhkan dana. Perlu kesabaran jika Anda sedang membutuhkan uang cepat, mengingat bisa saja Anda harus menunggu hingga bertahun-tahun untuk menemukan pembeli. Mungkin saja Anda menjual murah saat membutuhkan uang, tapi tentu keuntungan yang Anda dapat tak begitu besar.
  2. Usaha properti  merupakan jenis usaha yang rawan akan sengketa. Sengketa ini kerap kali tak bisa dihindari, bahkan tak jarang hingga menemukan pertikaian fisik, karena masing-masing mengklaim memiliki bukti sertifikat. Karena dari itu Anda harus tahu dulu bagaimana status kepemilikan sebelum memulai bisnis properti.
  3. Kerugian yang mungkin saja Anda alami adalah saat terjadi bencana alam. Bila gempa bumi atau bencana alam lainnya dalam kondisi besar, tentu properti yang Anda miliki bisa merusak bangunan sehingga Anda mengalami kerugian.

Keuntungan

Namun, di balik kerugian yang akan Anda alami, ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan, di antaranya adalah:

  1. Masalah laba menjadi salah satu keuntungan yang akan Anda rasakan, apalagi jika ditinjau dari lokasi usaha properti Anda. Sebagai perbandingan, misalnya Anda membeli sebuah bangunan dengan harga Rp 750 juta. Setahun atau dua tahu lagi, harga tersbeut jelas naik hingga mencapai Rp 800 juta. Coba Anda bayangkan bagaimana jika menjualnya di 10 tahun mendatang.
  2. Usaha properti sebenarnya tak ditentukan oleh inflasi atau suku bunga. Jadi, Anda tak perlu khawatir karena nilai jual properti Anda lah yang menentukan, berbeda dengan emas yang terpengaruh akan pasar uang global. Dengan memulai usaha di bidang properti, Anda lah yang menentukan harga jual dan tak terpengaruh dengan kondisi ekonomi nantinya.
  3. Untuk menghasilkan keuntungan atau laba dari usaha properti, Anda bisa menyewakannya ke orang lain jika tak mau menjualnya. Jelas ini tak akan bisa dilakukan jika Anda berbisnis lain.
  4. Salah satu cara untuk menaikan harga jual dalam bisnis properti adalah memperbaiki hal-hal rusak dalam bangunan Anda. Misalnya cara sederhana, seperti mengecat, mengganti pagar, atau menambah dekorasi menjadi cara yang bisa menaikkan harga jual dengan budget minim.
  5. Memulai usaha properti tentu akan membantu Anda jika memiliki bisnis lain. Karena usaha properti bisa Anda gunakan untuk sebagai jaminan kepada bank saat ingin meminjam sejumlah dana. Selain bunga yang lebih ringan, jangka waktu untuk cicilan pembayaran lebih lama dibandingkan pinjaman lain.Sumber:
    pakarinvestasi.blogdetik.com/keuntungan-dan-kerugian-bisnis-investasi-properti/

5 Strategi Jitu Bisnis Properti di Luar Negeri

Kali ini kami akan memberikan wawasan kepada anda tentang strategi bisnis properti di luar negeri. Bisnis ini sedang diminati oleh pebisnis kalangan atas karena keuntungan yang sangat menjanjikan. tetapi hal ini bisa jadi bumerang bagi anda jika tidak mengetahui strategi dalam melakukan bisnis properti di luar negeri.

Beberapa kesalahan yang bisanya dilakukan oleh investor pemula antara lain kurangnya keterampilan, strategi marketing yang kurang cocok, kurang percaya diri, dan sebagainya. Nah, untuk meminimalisir hal tersebut kami memberikan beberapa bocoran strategi berikut:

  1. Kesiapan Dana
    Sebelum memutuskan membeli properti, sebaiknya anda mengukur terlebih dahulu kemampuan dana yang dimiliki. Berapa jumlah daya beli maksimal dan daya beli minimal yang anda punya. Sehingga anda dapat menentukan properti mana yang dapat anda beli. Jangan lupa untuk mempertimbangkan biaya perawatan, dan pajak properti yang akan anda beli, dengan begitu uang anda tidak habis hanya untuk membeli properti yang diinginkan.
  2. Lokasi
    Tentukanlah lokasi properti sesuai dengan kegunaannya. Jika anda membeli properti dengan tujuan untuk berlibur dara segala kesibukan, maka pilihlah lokasi yang jauh dari keramaian tetapi dengan dengan alam. Jika anda membeli porperti dengan tujuan disewakan, maka sebaiknya pilihlah lokasi properti yang dekat keramaian dan mudah akses transportasinya.Beberapa orang bilang bahwa investasi properti yang dekat dengan bandara sangat bagus. Jika anda tertarik berinvestasi properti yang dekat dengan bandara maka sebaiknya pilih lokasi yang memiliki waktu tempuh kurang lebih satu jam ke bandara.
  3. Menentukan daftar prioritas
    Buatlah daftar prioritas dari properti yang anda harapkan sesaui dengan tingkat kepentingannya. Seperti taman bermain, kolam renang, view, fasilitas gym. Kemudian tentukan poin-poin yang harus dieliminasi mulai dari yang tingkat kepentingannya paling rendah. Sesuaikan daftar prioritas fasilitas properti yang anda inginkan sesuai dengan dana yang anda miliki.
  4. Riset
    Lakukanlah riset mengenai harga dan daftar pesaing dari properti yang anda inginkan. Jangan mudah percaya dengan orang yang memberikan info tentang properti yang anda incar ataupun kepada iklan-iklan di internet dan sosial media. Kunjungi langsung lokasi properti yang anda inginkan dan likat kondisinya secara detail agar anda menelaah dengan cermat peluang keuntungannya.
  5. Proyeksi masa depan
    Saat memutuskan membeli properti pikirkan juga prospek masa depan dari properti yang anda beli. Anda harus memiliki pemikiran bahwa setiap properti yang anda beli suatu saat akan dijual.

Nah, jika sudah tamat menelaah kelima strategi bisnis properti di atas, saatnya anda menghitung dengan cermat dana yang anda miliki kemudian memutuskan property mana yang ingin anda beli. Good Luck!

 

Membaca Peluang Bisnis Properti

Peluang bisnis properti terbuka luas. Mengapa demikian? Karena jumlah penduduk kian hari kian meningkat sementara jumlah lahan tetap. Makin banyak orang yang membutuhkan rumah tinggal, dong. Lantas apa saja yang yang bisa jadi peluang usaha properti? Bagaimana pula tipsnya? Yuk simak uraian berikut ini.

Jadi agen properti

Jadi agen properti bisa dilakukan, baik dengan modal besar maupun dengan modal pas-pasan, bahkan dengan tanpa modal. Asalkan kita mengetahui target konsumen dan wilayah yang akan kita garap, maka usaha ini bisa lancar tanpa hambatan. Sebaliknya, bila tak mengetahui target market apalagi wilayah garapan, maka usaha ini akan menemui banyak rintangan.

Jika bermodal besar, Anda bisa membeli lahan lumayan luas lalu membangun perumahan (atau townhouse) lalu menjualnya kembali. Jika modal Anda ngepas, beli saja rumah yang dijual murah oleh pemiliknya. Lakukan perbaikan dan renovasi di sana-sini, dan jual kembali rumah itu dengan harga yang mahal. Jika tanpa modal juga bisa kok. Pantau saja mana rumah-rumah yang hendak dijual oleh pemiliknya. Kenalkan dengan pihak yang memang sedang mencari rumah tinggal. Nah keuntungan Anda dari komisi yang diberikan oleh kedua belah pihak tadi. Mudah, kan?

Membuka kos-kosan

Di rumah Anda banyak kamar tak terpakai? Anda ingin menambah penghasilan dan menerima passive income tiap bulannya? Ya gampang, buka saja kamar kos-kosan. Cari tahu kisaran harga kos-kosan di sekitar Anda. Jangan sampai Anda berada di bawah harga rata-rata, namun jangan juga berada di atas harga pasaran.

Anak kos biasanya hanya berbekal baju dan keperluan pribadinya. Jadi sejak sekarang perlengkapilah kamar-kamar di rumah Anda dengan tempat tidur dan lemari. Kalau memungkinkan, buatlah kamar mandi yang langsung terhubung dengan kamar tidur. Bisnis penunjang juga akan bisa menambah pundi-pundi rupiah Anda. Misalnya, bisnis menyediakan makan pagi, siang, atau malam. Bisnis laundry dan menyetrika, isi pulsa, isi ulang air minum, usaha fotocopi, dan lainnya. Semakin banyak fasilitas, semakin mahal tarif kos-kosan. Jika memungkinkan, tambah fasilitas kamar dengan AC dan TV kabel untuk menambah nilai jual. Namun sesuaikan dulu dengan target pasar yang ingin Anda raih.

Membuka rumah kontrakan

Orang-orang perantauan atau mereka yang tempat tinggalnya jauh dari kantor, biasanya akan memilih tinggal di rumah kontrakan. Selain menghemat waktu, mereka juga bisa menghemat biya transportasi setiap harinya. Itulah pasar yang harus Anda garap ketika membuka rumah kontrakan. Rumah kontrakan biasanya hanya membutuhkan lahan yang sedikit. Setiap kontrakan hanya bangunan tipe 21 (atau bahkan lebih kecil lagi), tanpa halaman atau taman. Tapi jangan salah, jika di daerah strategis, harga satu petakan seperti itu bisa menembus satu juta rupiah loh. Bayangkan jika Anda memiliki sampai dengan 10 pintu alisan 10 kontrakan. Wow, jumlah yang lumayan besar, kan?

Tips promosi

Promosi untuk bisnis properti tidak jauh berbeda dengan bisnis lainnya. Kalau promosi offline bisa dilakukan dengan memasang iklan di surat kabar lokal. Lain halnya dengan promosi online. Anda bisa menjangkau ribuan calon konsumen potensial. Nah, gimana sih caranya, sementara Anda buta Internet? Mudah saja. Kerja sama saja dengan dengan  penyedia jasa periklanan digital, misalnya http://id.gopher.co.id.

Nah,  itu tadi pembahasan tentang peluang bisnis properti. Tunggu apalagi? Mulai saja bisnis Anda dari sekarang dan semoga sukses.

Tips Menjadi Agen Properti

Salah satu cara untuk meraup keuntungan dalam bidang jasa adalah menjadi agen properti. Banyaknya peminat dan semakin sedikitnya lahan membuat harga jual properti melambung tinggi, apalagi di kota besar. Itulah pentingnya mengapa sebuah agen properti sangat dibutuhkan, terlebih bagi mereka yang tak mampu menjual bangunan atau tanah mereka. Yang lebih menyenangkan adalah menjadi agen  tak memerlukan modal yang besar, bahkan tanpa modal seperser pun. Nah, bagaimana agar Anda sukses menjadi seorang agen properti? Berikut tips-tipsnya.

  1. Sama seperti usaha lainnya, menjadi seorang agen  juga harus memiliki target konsumen dan wilayah yang akan Anda jangkau. Apakah hanya menjangkau satu kota atau provinsi, atau malah satu Indonesia. Dengan membuat target lebih dulu, Anda jadi bisa menganalisa pasar.
  2. Biasanya, agen properti menjangkau daerah besar karena lebih strategis dan peminatnya pun banyak. padahal tak semua orang pengin memiliki bangunan di kota besar saja kan? Nah, inilah yang menjadi peluang saat menjadi makelar properti. Jangkaulah kota-kota kecil di beberapa daerah Indonesia karena besar kemungkinan pesaing Anda hanya sedikit.
  3. Ada dua cara untuk menjadi broker properti yang disesuaikan dengan modal yang Anda miliki. Jika Anda memiliki modal untuk membangun sebuah PT maka Anda bisa membangun sebuah perumahan atau apartemen dalam skala besar sehingga bisa menjualnya kepada konsumen. Namun, jika modal yang Anda punya hanya sedikit, ada cara lain agar Anda tetap mendapat keuntungan saat menjadi makelar properti. Anda bisa mencari rumah yang sedang dijual kemudian menawarkan kepada orang lain sehingga mendapatkan komisi dari penjualan tersebut, meskipun mungkin keuntungannya tak sebesar saat membuat perumahaan.
  4. Masih berkaitan dengan point ke 3, saat Anda menjadi broker properti dengan  membuka PT atau bidang usaha maka sebaiknya lihat dulu pangsa pasar yang ada. Lakukan uji coba terhadap perusahaan Anda sehingga dikenal oleh target pasar Anda.
  5. Menjadi sebuah agen properti memang tak mudah, apalagi sudah ada developer besar yang sudah diketahui banyak oleh masyarakat. Maka dari itu, jangan ragu dan pelit untuk melakukan pemasaran, bisa melalui website properti, media cetak, media elektronik, atau memasang iklan di pinggir jalan.
  6. Menjadi agen properti berarti Anda menjual jasa dan berhubungan banyak dengan orang. Maka dari itu, jangan ragu dan malas membangun hubungan baik dengan siapa pun, tanpa pandang bulu karena bisa saja mereka adalah calon konsumen Anda. Tak hanya itu, berikan penjelasan mengenai transaksi dan properti yang hendak Anda tawarkan sejalas mungkin—menghindari masalah yang ada. Sehingga nantinya konsumen tahu bahwa Anda adalah agen properti profesional dan tak merugikan mereka.