Manajemen Usaha Bengkel dan Sparepart

Peningkatan penjualan sepeda motor membuat usaha bengkel, toko sparepart, dan aksesoris motor juga ikut meningkat. Jadi, tidak ada salahnya jika kamu berinvestasi dalam bisnis ini. Akan semakin baik jika kamu memiliki background ilmu teknik atau perbengkelan.

Bengkel motor sendiri terdiri atas tiga jenis, yaitu bengkel resmi, bengkel umum, dan bengkel tune up. Bengkel resmi dapat dibuka setelah melalui prosedur dan memperoleh lisensi dari perusahaan yang bersangkutan. Bengkel umum merupakan bengkel bagi pengguna motor yang memperlukan service standard. Sedangkan bengkel tune up merupakan bengkel spesialis yang melayani permintaan sesuai pelanggan.

Setelah kamu memutuskan ingin membangun usaha bengkel yang seperti apa, saatnya kamu menentukan sistem manajemen. Manajemen bengkel meliputi:

1. Merancanakan alur kerja dan layout bengkel
Aturlah peralatan dan perlengkapan bengkel agar nyaman bagi pelanggan, mekanik, juga berdaya guna maksimal. Jagalah kondisi bengkel selalu bersih dan rapi agar tidak membuat pelanggan risih. Susunlah alur kerja sesuai kemampuan mekanik sehingga kondisi kerja nyaman dan masing-masing pekerja memiliki tanggung jawab yang jelas.

2. Manajemen peralatan dan perlengkapan
Aturlah tata letak perlengkapan dan peralatan agar mudah dijangkau oleh mekanik dan mudah kamu kontrol keberadaannya. Tentukan juga siapa saja yang boleh menggunakan dan bertanggung jawab terhadap peralatan/perlengkapan tersebut.

3. Manajemen suku cadang
Kendalikan dengan baik dan teliti pengadaan dan pengeluaran sparepart. Catat waktu pembelian dan penjualan setiap harinya. Serahkan tugas ini pada orang kepercayaan. Meskipun menyerahkan kepada orang kepercayaan, kamu tetap harus mengontrol laporannya setiap hari.

Aturlah letak sparepart sesuai dengan kelompoknya, kemudian beri kode. Hal ini untuk memudahkan kamu saat pengontrolan dan pencarian.

4. Manajemen Tenaga Kerja
Sebelum merekrut pegawai, tentukan terlebih dahulu jumlah pegawai yang kamu butuhkan. Berapa jumlah mekanik, kasir, dan input data. Jumlah tenaga kerja yang baik adalah tenaga kerja yang sesuai potensi pasar dan fungsi yang ada di bengkel.

Setelah itu tentukan status dan pembagian tugas pada masing-masing tenaga kerja sesuai dengan potensi dan keahlian yang mereka miliki. Kemudian buatlah SOP (Standar Prosedur Operasional) tertulis tentang tugas dan tanggung jawab masing-masing pegawai.

Jangan lupa juga tentukan sistem penggajian, pemberian insentif, dan bonus kepada masing-masing pegawai.

 

Sumber:
http://forum.detik.com/tips-membuka-usaha-bengkel-motor-untuk-pemula-t426988.html
http://www.slideshare.n*t/koperasibaitulkarim/manajemen-usaha-bengkel

Sumber Gambar:
http://cdn.klimg.com/otosia.com/p/Autohall-1.jpg

 

Tips Memulai Bisnis Mobil Bekas

Peluang bisnis mobil bekas sudah diminati dan semakin diminati sekarang ini. Hal ini cukup masuk akal karena dewasa ini mobilitas manusia semakin tinggi dan untuk mendukungnya, mereka perlu kendaraan yang nyaman dan aman. Namun bagaimana pun juga harga beli mobil baru tentu sangatlah tinggi. Saat kebutuhan akan kendaraan itu, muncullah bisnis mobil bekas (second) yang mempunyai harga lebih rendah dengan kondisi yang tak kalah prima.

Karena harga jualnya yang rendah, membuat orang melirik usaha ini sebagai pelengkap kebutuhannya. Hal itulah yang menyebabkan peluang bisnis ini jadi primadona di kalangan pebisnis di luar sana.

Namun sayangnya, bisnis mobil bekas mengharuskan kita mempunyai modal yang tidak sedikit. Oleh karena itu, tidak bisa sembarangan orang yang menjalaninya.

Nah, agar Anda dapat sukses memulai bisnis tersebut. Berikut akan kami berikan tipsnya.

  1. Modal. Pastikan Anda memiliki modal yang cukup. Karena seperti yang kita bicarakan tadi, bisnis ini tak murah. Tentunya untuk harga satu mobil bekas pun membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
  2. Anda haruslah memiliki pengetahuan dan minat dalam dunia otomotif. Sedikitnya Anda harus mengerti jenis mobil yang Anda beli dan kondisi mesin yang digunakan. Hal ini nantinya akan menentukan harga jual mobil itu sendiri. Tentunya hal ini pula yang akan menghindarkan Anda dari penipuan oknum.
  3. Jika Anda baru memulai dengan dana terbatas, pilihlah mobil keluaran di atas tahun 2000. Karena mobil-mobil di tahun tersebut harganya ekonomis dan perputarannya cepat.
  4. Usahakan Anda membeli mobil bekas tersebut dari end user, bukan dari makelar atau pun showroom. Hal ini dimaksudkan agar Anda mendapatkan harga yang lebih murah dan membuat Anda memiliki harga yang bersaing.
  5. Cek bukti kelengkapan surat-surat terkait kendaraan yang Anda jual tersebut. Jangan sampai teledor dan kekurangan. Karena itu akan menurunkan harga jual kendaraan.
  6. Ketika Anda berburu mobil bekas untuk dagangan, perhatikan kondisi fisik mobil. Mulai dari body hingga mesin. Hal ini agar menghindarkan rasa tidak puas dari calon pelanggan.
  7. Pilih lokasi yang strategis untuk memamerkan stok dagangan Anda. Pilih juga tempat yang memadai dan cukup untuk menampung semua koleksi.
  8. Untuk memasarkan usaha Anda, pilih iklan berbaris yang terdapat di surat kabar, memasang banner, dan media online. Seluruhnya dapat dilakukan agar penjualan Anda meningkat dan menarik banyak minat.

Kira-kira itu tadi tips berbisnis mobil bekas. Walaupun modal yang digelintirkan cukup besar, keuntungan yang didapat dari berbisnis ini pun tak main-main. Maka dari itu, kuatkan diri dan bersainglah dengan pebisnis lain.

 

Sumber:

http://bambang-warsita.blogspot.com/2013/09/16-tips-ampuh-paling-mantap-dan-jitu.html

http://jawabanpasti.com/mobil-bekas

Sumber Gambar:

Compfight.com

 

Cara Memulai Bisnis Cuci Mobil

Sebelum terjun langsung dalam bisnis cuci mobil, ada baiknya kamu menentukan terlebih dahulu kemampuan modal yang kamu miliki. Jika modal kamu tidak cukup besar, sebaiknya kamu membuka usaha cuci mobil bersakala kecil (menerima satu sampai dua mobil pelanggan). Namun jika modal kamu termasuk modal yang besar, kamu dapat membuka bisnis ini dengan menggunakan mesin pencuci otomatis.

Ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk memulai bisnis ini, yaitu:

  1. Menentukan Lokasi yang Strategis

Pilihlah lokasi yang mudah dijangkau atau banyak dilewati oleh mobi. Sebaiknya pilih lokasi di pinggir jalan. Lokasi tersebut alangkah lebih baik jika dekat dengan tempat makan, mall, atau minimarket. Sehingga pelanggan yang mencuci mobilnya, sambil menunggu dapat menghabiskan waktu di tempat-tempat tersebut. Selain itu kamu juga bisa membuka tempat cuci mobil di lokasi yang dekat dengan pom bensin atau bengkel. Hal ini dapat memunculkan ide “untuk mencuci mobil” pada pelanggan.

  1. Kenyamanan Tempat Usaha

Menunggu adalah hal yang paling menyebalkan bagi setiap orang. Oleh karena itu, buatlah tempat cuci mobil kamu senyaman mungkin bagi pelanggan. Kamu dapat menyediakan makanan dan minuman kecil yang dapat mereka beli sambil menunggu. Atau sediakan koran, majalah, dan televisi agar pelanggan memiliki kegiatan saat menunggu mobilnya dicuci. Di tengah persaingan bisnis yang ketat ini, kamu harus peka terhadap kenyamanan dan kebutuhan pelanggan.

  1. Kualitas Jasa yang Baik

Karena dalam bisnis ini jasa adalah hal yang dijual, maka pelayanan adalah hal yang harus kamu utamakan. Setiap karyawan yang bekerja di tempatmu harus memberikan pelayanan yang terbaik pada masing-masing pelanggan. Usahakan memberikan pelayanan yang cepat dan baik. Jika pelanggan puas terhadap pelayanan yang kamu berikan, dia pasti akan kembali lagi. Bisa jadi saat kembali, dia membawa pelanggan baru untuk kamu.

  1. Tarif yang Kompetitif

Karena banyaknya pesaing dalam bisnis ini, sebaiknya jangan mematok tarif yang terlalu mahal. Tarif yang mahal akan membuat bisnismu kalah dalam persaingan. Kamu dapat memberikan diskon khusus pada pelanggan setia atau menggunakan sistem member. Misalkan dengan menjadi member, maka 10 kali pencucian mobil free 1 kali pencucian.

  1. Perhatikan Kondisi Air

Air adalah bahan yang paling kamu butuhkan dalam menjalankan bisnis ini. Perhatikan kondisi air, jangan sampai air keruh atau berpasir. Air yang kotor atau keruh mengandung debu halus yang dapat mengendap di mobil sehingga warna body lama-kelamaan dapat memudar.

 

Sumber:
https://id-id.facebook.com/PeluangUsahaOfficial/posts/10151498609627510

http://menjadiwirausaha.com/ide-bisnis-bagaimana-memulai-usaha-cuci-mobil/

http://www.tipswirausaha.com/post/read/343/tips-memulai-bisnis-pencucian-mobil.html

Sumber Gambar:

Compfight.com

Kiat dan Tips Sukses Jalankan Bisnis Cuci Motor

Kesuksesan sebuah bisnis tidak akan jatuh dari langit, melainkan buah dari kerja keras dan dengan strategi yang tepat. Bisnis cuci motor juga tak luput dari hal itu. Agar bisnis cuci motor Anda bisa maju dan ramai pelanggan, setidaknya ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, seperti ulasan di bawah ini.

  1. Lokasi yang tepat

Berada di tempat yang tepat menjadi faktor utama yang memengaruhi keberlangsungan bisnis Anda. Lokasi ini tidak harus berada di tempat yang bebas saingan karena terkadang beberapa jenis usaha di tempat yang sama justru akan menghemat biaya promosi.

Selain karena lingkungan yang mendukung, jangan lupa juga untuk memaksimalkan akses menuju tempat usaha Anda. Buatlah spanduk atau keterangan lainnya yang menarik perhatian, serta mudah dibaca dan diingat oleh target pasar Anda.

  1. Program Promo

Setiap pelanggan tanpa memedulikan status ekonomi mereka pasti menyukai program promo. Cara ini terbilang paling efektif untuk menjaring pelanggan baru. Terlebih jika ada banyak saingan, Anda bisa mengungguli saingan dengan promosi yang menarik.

Berikan promo yang berbeda dengan para kompetitor. Gali kreatifitas Anda untuk mendatangkan pelanggan. Bisa dari hal sederhana dengan promo sepeda couple, undian dengan hadiah menarik, dan cara unik lainnya.

  1. Ciptakan Suasana Nyaman

Membuat suasana ruang tunggu menjadi nyaman tidak hanya berdampak positif bagi bisnis cuci motor Anda, tetapi juga bisa menjadi peluang baru. Misalnya saja, di ruang tunggu yang sudah Anda buat senyaman mungkin, bisa disediakan makanan kecil dan minuman ringan, dan ini tidak harus gratis.

Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan tambahan pendapatan dari penjualan makanan ringan dan minuman. Jangan lupakan juga bahan bacaan dan hiburan lainnya agar menunggu tidak lagi membosankan.

  1. Jaminan Kualitas

Kualitas hasil cuci motor Anda jelas menjadi magnet kuat untuk menarik pelanggan. Mereka tentunya akan datang kembali jika merasa puas dengan hasilnya. Pastikan juga pelanggan yang datang mendapatkan pelayanan yang terbaik.

Pelanggan di masa kini sangat memperhatikan kualitas pelayanan. Dengan kualitas hasil cuci motor yang sama, pelanggan akan memilih tempat yang memberikan pelayanan prima. Pastikan seluruh karyawan anda mengerti soal service excellent ini. Bukan hanya memberi senyuman, tetapi bisa menjalin komunikasi yang baik dengan pelanggan. Jangan lupa ucapkan terima kasih untuk mengakhiri pelayanan.

 

Tips terakhir, jangan lupa untuk terus konsisten dan percaya jika usaha Anda akan sukses. Aura kepercayaan diri Anda bisa membawa keberuntungan tersendiri bagi bisnis yang Anda tekuni.

 

Sumber:
http://menjadiwirausaha.com/ide-bisnis-bagaimana-memulai-usaha-cuci-mobil/

Usaha Cuci Mobil dan Motor: Kiat dan Tips Agar Ramai Pengunjung

Sumber Gambar:

Compfight.com

Bisnis Rental Mobil dengan Modal Kecil, Mengapa Tidak?

Bisnis rental mobil memang memiliki prospek yang menjanjikan. Namun seringnya para pebisnis muda menciut nyalinya jika ditawarkan memulai bisnis ini. Mengapa demikian? Secara logika, bisnis rental mobil membutuhkan modal yang besar: untuk mengkredit mobil baru dan perawatan mobil yang relatif mahal.

Padahal sebenarnya, bisnis ini dapat dimulai dengan modal yang relatif kecil. Simak kiat-kiatnya di bawah ini.

  1. Memiliki tekad yang kuat dan keberanian

Point pertama ini sangatlah penting bagi kamu yang ingin menjalankan bisnis apa pun. Tanpa tekad yang kuat, kamu akan sulit menemukan terobosan-terobosan baru di bisnis yang sedang kamu geluti. Berkat tekad dan keberanian yang kuat, seorang mahasiswa sukses memiliki bisnis rental mobil tanpa menggunakan modal.

  1. Menjalin relasi

Jika kamu tidak memiliki mobil pribadi atau mobil milik orang tua, maka kamu perlu menjalin relasi dengan teman, rekan kerja, atau dosen yang memiliki mobil. Dalam tahap ini, kamu dapat membuat kesepakatan kerjasama dengan membagi hasil jika mobil mereka disewa.

  1. Membuat kartu nama

Kartu nama adalah kunci dalam bisnis ini. Rizki Rent Car, sebuah rental mobil yang sukses dibangun oleh mahasiswa menggunakan kartu nama sebagai sarana promosi. Setelah kamu membuat kartu nama, bagikan kartu nama tersebut pada orang terdekat/ relasimu. Kamu juga bisa menitipkan di pusat perbelanjaan yang ramai dikunjungi orang. Dengan begitu siapa pun yang membutuhkan mobil sewa, tinggal menghubungi kamu atau relasimu.

  1. Merencanakan strategi marketing

Rencanakan strategi marketing yang dapat menarik minat para konsumen. Misalnya menggunakan brosur dengan desain menarik, iklan via radio, serta promosi lewat social media atau forum online.

  1. Manajemen yang baik

Kelola keuangan dengan baik. Menabunglah sedikit demi sedikit agar kamu bisa membeli mobil sendiri. Saat memutuskan untuk membeli mobil, pilihlah mobil yang muat untuk orang banyak. Karena mobil ini lebih banyak diminati oleh penyewa.

Tawarkan harga yang bersaing dengan armada yang bervariasi. Mulai dari harga yang relatif murah sampai eksklusif. Kamu juga harus menyediakan driver yang memahami rute dan kondisi jalan. Selain itu, kamu harus tepat waktu dalam pelayanan. Mayoritas penyewa mobil membenci kondisi tidak tepat waktu.

Bagaimana, berminat untuk membuka usaha rental mobil? Jangan terlalu banyak berpikir, terapkan lima kiat di atas dengan sedikit variasi yang berbeda agar kamu lebih mudah dikenal oleh konsumen.

 

Sumber:

http://www.banguninspirasi.com/2013/08/kisah-sukse-bisnis-rental-mobil-tanpa.html

Rental Mobil

http://menjadiwirausaha.com/kiat-memulai-usaha-rental-mobil-dengan-modal-kecil/

Sumber Gambar:
Compfight.com

Peluang Usaha Bengkel Motor

Photo : Classic British Motorcycle
Photo : Classic British Motorcycle

Usaha bengkel motor bisa menjadi alternatif jika Anda bosan bekerja dengan orang lain, apalagi jika Anda memiliki kemampuan dalam hal mesin. Mengingat banyaknya pengguna motor di Indonesia, menjadikan usaha bengkel motor sebagai bisnis yang punya prospek baik. Sebagai perbandingan, diambil dari Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia, jumlah motor di tahun 2013 saja mencapai 77,755 juta unit di mana meningkat 11 persen menjadi  86.253 juta unit di tahun 2014.

Hal ini jelas jauh tinggi jika dibandingkan pada penggunaan mobil yang hanya sekitar 10,54 juta unit. Penggunaan sepeda motor jelas lebih banyak. Mengingat hampir semua orang bisa membayar cicilan dengan DP yang tak begitu besar. Belum lagi keefisienan dari sepeda motor menjadikan mereka lebih memilih motor dibandingkan dengan kendaaraan lain saat bepergian—termasuk dengan angkutan umum. Dengan sejumlah motor yang sebanyak itu, tentu bengkel motor diperlukan bagi penggunanya. Ada alasan lain yang mendukung Anda untuk membuka usaha bengkel motor. Kebanyakan pengendara sepeda motor adalah mereka yang masih muda. Hal inilah yang menjadi kesempatan untuk Anda karena banyak di antara mereka yang ingin memodifikasi kendarannya. Nah, seperti apa keperluan jika ingin membuka usaha bengkel motor?

  1.   Lokasi

Pemilihan lokasi yang tepat sangat menunjang keuntungan yang nanti Anda dapatkan. Cari lokasi yang dekat dengan banyak masyarakat, seperti tempat hiburan, gedung perkantoran, lembaga pendidikan, perumahan, atau bahkan di jalan raya asal lalu lalangnya ramai.

  1.   Teknisi

Bisa dikatakan teknisi menjadi orang yang paling berpengaruh untuk usaha bengkel motor Anda, apalagi jika Anda sama sekali tak mengerti masalah mesin. Cari teknisi yang benar-benar berpengalaman dan bisa membawa usaha Anda lebih baik. Tak masalah jika Anda harus membayar sedikit mahal. Toh, nantinya konsumen percaya dengan usaha  Anda yang profesional dan berkualitas.

  1.   Kategori bengkel

Ada tiga kategori usaha bengkel motor yang bisa Anda pilih, yaitu bengkel resmi, bengkel umum, atau bengkel tune up. Misalnya Anda ingin membuka bengkel resmi, maka Anda sebelumnya hubungi dulu kantor service center dari produk yang Anda pilih, setelah itu akan ada beberapa syarat yang harus dipenuhi.

  1.   Lengkapkan Peralatan

Coba Anda bayangkan jika tiba-tiba motor rusak dan mendatangi sebuah bengkel di mana mereka tak memiliki peralatan lengkap untuk memperbaiki usaha Anda.  Jelas jika seperti itu Anda mau tak mau harus mencari bengkel lain. Bagi Anda sebagai konsumen, akan sangat merepotkan. Dan bagi mereka yang membuka usaha bengkel motor, hal itu akan mengurangi pelanggan. Maka dari itu, lengkapkan peralatan yang akan digunakan.

Sumber: 1 2 3 4

Tips Sukses Menjalankan Bisnis Otomotif

Tips Sukses Menjalankan Bisnis Otomotif

Tips Sukses Menjalankan Bisnis Otomotif

Selain bisnis food & beverage, saat ini bisnis di industri otomotif adalah bisnis yang bisa dikatakan sangat menjanjikan dan diminati. Hal itu didasari oleh pertumbuhan kendaraan bermotor yang sangat  pesat di Indonesia seperti mobil dan motor. Menurut informasi yang didapat dari Data Korps Lalu Lintas Indonesia Kepolisian Negara Republik Indonesia, pada tahun 2013 jumlah kendaraan yang beroperasi di seluruh Indonesia mencapai 104, 211 juta unit, naik 11 persen dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai 94, 299 juta unit.

Populasi tersebut disumbang oleh sepeda motor dengan jumlah 86, 253 juta unit di seluruh Indonesia dan 10, 54 juta unit disumbang oleh mobil penumpang. Untuk populasi mobil barang tercatat ada sekitar 5, 156 juta unit.

Dari jumlah populasi kendaraan yang ada di Indonesia tersebut, terbukti bisnis otomotif menjadi lahan menggiurkan untuk dijalankan. Dan jika dijalankan dengan strategi pemasaran yang baik maka keuntungan yang akan didapat tentunya akan berlipat. Continue reading Tips Sukses Menjalankan Bisnis Otomotif