Peluang Bisnis Rental Mobil

Terbukanya peluang bisnis rental mobil bisa menjadi inspirasi bagi Anda sebagai pebisnis pemula. Jika bisnis kuliner harus menyiapkan masakan yang lezat dan unik, bisnis pakaian harus memperhatikan tren fashion, maka bisnis rental mobil tidak serepot itu. Bisnis rental mobil hanya harus menyediakan mobil yang nyaman bagi konsumen. Terdengar mudah, bukan? Lalu apa saja langkah-langkah yang harus dilakukan untuk bisnis rental mobil ini? Simak selengkapnya berikut ini.

Menyiapkan sarana dan prasarana

Sarana dan prasarana yang dimaksud mencakup lokasi yang strategis, tenaga yang berpengalaman, dan modal usaha. Semuanya bisa disiasati. Untuk masalah lokasi, Anda dapat menggunakan garasi di rumah Anda sebagai tempat penyimpanan mobil. Jika tidak cukup, bisa bekerja sama dengan mereka yang memiliki halaman luas. Untuk masalah tenaga, bisnis rental mobil tidak perlu banyak tangan, cukuplah Anda selaku business owner saja. Karena Anda bisa merangkap sebagai sopir mobil rental, kasir, dan administrasi. Namun jika ingin lebih profesional lagi, gunakan mereka yang sudah berkecimpung lebih dulu di bisnis ini. Masalah permodalan juga jangan pernah dibuat rumit. Kalau untuk pertama kali, tidak ada salahnya menggunakan mobil pribadi milik Anda sebagai mobil rental. Ajak pula teman dan kerabat yang mobilnya menganggur tak terpakai. Hendaknya kerja sama yang terjalin disertai surat perjanjian yang mengikat.

Menyiapkan keuangan dan administrasi

Sebuah bisnis rental mobil yang profesional haruslah memiliki perencanaan dan pengendalian keuangan. Apa saja sih yang termasuk di dalamnya? Pertama, proyeksi arus kas. Masukkan pula biaya penyusutan kendaraan. Kedua, catatan administrasi yang tertib. Data pelanggan, catatan barang inventaris kantor, keluar masuknya uang harus ada di dalamnya. Kontrak perjanjian sewa kendaraan pun juga harus ditata rapi.

Menyiapkan pemasaran

Pemasaran erat kaitannya dengan target market. Jika kelas ekonomi menengah bawah, mobil-mobil yang disewakan pun harus menyesuaikan. Jangan pilih mobil Eropa yang mahal, eksklusif, dan sulit perawatannya. Pilihlah mobil keluarga yang muatannya banyak. Harga sewa/rental pun jangan lebih mahal dari competitor Anda. Jangan pula terlalu murah karena bisa merusak pasaran harga. Untuk memberi nilai lebih pada usaha rental Anda, berikan variasi jasa. Misalnya, usaha rental sekaligus sopir atau bonus paket wisata bagi para pelanggan yang telah menggunakan jasa Anda lebih dari 10kali dalam setahun.

Menyiapkan promosi

Siapa bilang usaha kecil tidak membutuhkan promosi? Semua usaha wajib melakukan promosi. Hanya saja promosi yang dilakukan harus realistis sesuai bujet. Jika bujet berlebih, Anda bisa memasang iklan di media cetak dan elektronil. Jika bujet pas-pasan, gunakan saja Internet sebagai media promosi. Kalau Anda sama sekali buta soal Internet namun ingin memaksimalkan promosi online, kerja sama saja dengan  perusahaan periklanan digital, misalnya http://id.gopher.co.id.

Nah, itu tadi  segala hal tentang peluang bisnis rental mobil. Tunggu apa lagi, segera rebut peluangtersebut sekarang juga. Selamat berbisnis.

Memanfaatkan Peluang Usaha Bengkel

Peluang usaha bengkel adalah salah satu yang sedang laris manis. Mengapa demikan? Karena pemilik kendaraan bermotor baik motor maupun mobil terus bertambah. Khusus untuk sepeda motor, rata-rata menjadi pilihan masyarakat untuk beraktivitas ke kantor. Dan sebagian besar pemilik motor menginginkan motornya dimodifikasi. Sebuah peluang usaha yang menggiurkan, bukan? Lalu tips-tips apa saja yang bisa Anda jalankan dalam membuka usaha bengkel. Mari simak selengkapnya berikut ini. Semoga bermanfaat.

Masalah lokasi dan target market

Membuka usaha bengkel harus memilih tempat yang strategis. Setidaknya dalam radius satu kilometer ada tempat keramaian warga, misalnya perumahan, sekolah, kampus, dan lain-lain. Dalam jarak tersebut, pelanggan potensialnya banyak karena banyak yang memiliki motor atau mobil. Setelah menemukan lokasi, maka tentukan target market untuk usaha bengkel Anda. Jika di lingkungan lokasi bisnis tersebut banyak anak sekolah dan mahasiswa, jadikanlah itu salah satu target market Anda.

Masalah jasa  servis

Masalah servis yang dimaksud adalah pelayanan atau servis apa sajakah yang disediakan oleh bengkel Anda. Bengkel terbagi menjadi bengkel resmi, bengkel umum, dan bengkel tune-up. Untuk membuka bengkel resmi, Anda harus menghubungi pihak yang terkait (pemegang lisensi merek). Bengkel umum adalah bengkel yang menyediakan servis seperti perawatan, penggantian spare part, dan perbaikan kecil.  Bengkel tune up menyediakan servis seperti mengubah motor yang standar menjadi tidak standar, atau memenuhi permintaan pelanggan untuk akselerasi kecepatan. Mengenai biaya jasa tersebut Anda bisa sesuaikan dengan daerah tempat bisnis dan perbandingan dengan biaya di bengkel lain.

Masalah teknisi dan manajemen

Kalau dalam bisnis restoran, yang utama adalah koki. Maka dalam bisnis bengkel, yang utama adalah teknisi. Teknisi yang andal adalah kunci sukses sebuah bengkel. Karena itu memilih teknisi pun tidak boleh asal-asalan. Anda harus memilih teknisi yang memang ahli di perbengkelan sepeda motor atau mobil. Selain itu, teknisi itu harus mempunyai dedikasi, jujur, dan amanah. Jangan sampai misalnya pelanggan merasa “ditipu” teknisi, atau dipaksa membeli sparepart yang sebenarnya tidak perlu dibeli. Kalau sudah begitu, mereka akan hengkang dan tidak mau lagi memakai jasa Anda.

Manajemen bengkel pun harus ditata rapi. Mulai dari pengaturan tata letak bengkel, administrasi, dan keuangannya, semuanya harus rapi dan terencana.

Masalah pelayanan kepada pelanggan

Pelayanan yang prima, bukan cuma soal skill para teknisi. Kadang, keramah-tamahan pun jadi poin tersendiri. Perintahkan teknisi dan karyawan lainnya untuk senyum dan menyapa para customer. Jangan sampai mereka melayani customer dengan muka masam dan ketus.

Masalah promosi

Promosi besar-besaran dengan biaya besar tidak menjamin larisnya sebuah bengkel. Sebaliknya, promosi kecil-kecilan namun efektif bisa  menambah pundi Rupiah. Media yang digunakan bisa menggunakan media internet. Jika buta tentang internet namun ingin promosi maksimal secara online, Anda minta saran saja pada perusahaan periklanan digital, misalnya http://id.gopher.co.id.

Nah, itu tadi  segala hal tentang peluang usaha bengkel. Sudah siapkah Anda berbisnis? Yuk mulai dari sekarang.

Sumber:

  1.      http://www.peluanginfousaha.com/peluang-usaha-bengkel-sepeda-motor.html
  2.      http://adakportal.com/tips-cara-memulai-peluang-usaha-bengkel-motor-untuk-pemula/

Kiat Memulai Bisnis Rental Mobil

Memulai bisnis rental mobil tidaklah sesulit bisnis kuliner yang menuntut kelezatan masakan ataupun tidak seperti bisnis pakaian yang mengharuskan Anda mengamati tren fashion yang berkembang. Di dalam memulai usaha rental mobil, asalkan ada kesungguhan dan ketekunan, pasti semuanya akan berjalan lancar. Lalu apa saja yang Anda perlukan untuk memulai usaha sewa mobil? Apakah modalnya besar? Yuk, simak tips berikut ini. Selamat mengikuti.

Masalah armada mobil

Untuk pertama memulai bisnis rental, cobalah dengan satu mobil saja. Sederhana sekali, gunakan saja dulu mobil Anda di rumah. Apabila ingin menambah armada, ajaklah teman yang mobilnya tidak terpakai di rumah. Caranya, tawarkan sistem bagi hasil dari mobil yang disewa. Misalnya dari setiap uang sewa, sang teman mendapat 50% dan Anda 50%. Syukurlah jika Anda bisa menjaring banyak teman yang berminat di bisnis ini sehingga bisnis rental Anda bisa memiliki banyak armada dalam waktu singkat.

Jenis mobil yang dipilih sebagai mobil rental pun jangan sembarangan. Mobil harus disesuaikan dengan selera pasar.  Untuk acara-acara seperti ke undangan pernikahan, menghadiri acara wisuda, ataupun mudik di hari raya, orang-orang cenderung lebih menyuka mobil keluarga yang bermuatan banyak. Lain halnya dengan mobil pengantin, yang biasanya mobil mewah, antik, dan muatannya sedikit.

Yang tidak kalah penting, pilihlah mobil yang biaya operasionalnya kecil, harga suku cadangnya relatif murah, dan biaya perawatannya rendah. Ini tentu akan menghemat biaya operasional kita. Bayangkan jika mobil yang sedang dirental oleh customer di tengah jalan mogok. Ini tentu akan menjadi repot urusannya. Belum lagi kepercayaan customer akan hilang kepada Anda.

Masalah sopir

Masalah sopir juga krusial dalam bisnis rental. Maka pilihlah sopir yang memiliki SIM, tidak ugal-ugalan, dan memiliki pengetahuan tentang mesin. Mobil Anda akan lebih terawat dan customer juga akan merasa nyaman. Jangan lupa untuk mengingatkan sopir untuk selalu sopan dan ramah ketika berinteraksi dengan customer.

Tidak punya cukup uang untuk merekrut sopir, mengapa tidak Anda saja? Ya, pemilik bisnis yang baik haruslah mampu dan mau terjun langsung menangani bisnis. Customer malah akan merasa senang dan tenang kalau si pemilik bisnis sendiri yang menyopiri mereka.

Masalah sistem rental

Buatlah manajemen administrasi yang baik. Jika customer bukan orang dekat, pastikan data dirinya bisa dilihat dan dilacak jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Teknologi pun bisa membantu. Lengkapi mobil dengan alat pelacak GPS agar selalu bisa Anda monitor keberadaannya. Jangan lupa untuk mengasuransikan mobil rental. Hal itu penting untuk melindungi mobil kita dari berbagai risiko termasuk kecelakaan dan kehilangan.

Masalah promosi

Yang pertama, sebarkan brosur dan kartu nama Anda pada para tetangga, teman, kerabat, atau kepada para calon penyewa potensial lainnya. Optimalkan pula promosi bisnis rental Anda melalui dunia online. Anda dapat memanfaatkan social media, iklan, blog, dan website, yang semuanya gratis. Bila itu dirasa tidak cukup, kerja sama dengan perusahaan periklanan digital, misalnya http://id.gopher.co.id.

Nah, itu tadi hal-hal yang perlu dipersiapkan untuk memulai usaha penyewaan mobil. Bagaimana? Sudah siap memulai bisnis rental mobil?

Macam-macam Peluang Usaha Otomotif

Peluang usaha otomotif terbuka luas, terutama bagi Anda yang hobi di bidang satu ini. Memangnya apa saja peluang usaha di bidang otomotif? Apakah modal yang diperlukan haruslah besar? Lantas bagaimana jika tidak mengerti otomotif namun ingin berbisnis otomotif? Semua pertanyaan Anda akan terjawab di dalam pembahasan berikut. Selamat mengikuti.

 

Bisnis cuci motor dan mobil

Semakin bertumbuhnya angka kendaraan bermotor adalah peluang bagi berkembangnya usaha cuci motor dan mobil. Ingin memulai bisnis cuci motor dan mobil namun tidak memiliki peralatan? Ya, itu cukup mudah. Jika ingin membuka usaha kecil-kecilan, gunakan  peralatan standar seperti selang, ember, sikat, lap, dan air. Kalau punya modal agak lumayan, beli saja alat pencuci mobil seperti kompresor atau steam wash.

Yang terpenting dalam usaha cuci motor dan mobil adalah masalah kepercayaan. Ketika membersihkan motor atau mobil pelanggan, bisa jadi Anda akan menemukan barang berharga. Simpan dan berikanlah kepada sang pemilik, jangan diambil atau dihilangkan.

Pikirkan juga untuk membuka usaha yang menunjang bisnis cuci mobil dan motor ini. Misalnya, Anda bisa mendirikan usaha warung kopi, berjualan kelontong, bakso, atau pun gorengan. Kombinasikan usaha itu dengan bisnis cuci mobil Anda. Misalnya, jika mencuci 10 kali dalam setahun di tempat Anda, pelanggan mendapatkan semangkuk bakso dan sekali cuci gratis. Mudah, bukan?

 

Bisnis jual beli motor dan mobil bekas

Motor dan mobil bekas tetap jadi incaran karena harganya lebih murah jika dibandingkan dengan mobil dan motor baru. Memulai bisnis ini, tidak perlu membuka showroom. Sebagai langkah pertama, Anda bisa membantu menjualkan motor atau mobil kerabat atau saudara. Lama-kelamaan gunakanlah keuntungannya untuk membeli motor dan mobil yang akan dijual kembali. Jika uang dirasa cukup, Anda bisa membuka showroom di rumah atau pun di ruko.

 

Membuka bengkel motor dan mobil

Membuka bengkel tidak harus di jalan utama ibu kota. Membuka bengkel di dalam kompleks perumahan pun akan banyak pengunjung. Karena para pemilik kendaraan bermotor yang butuh servis biasanya mencari bengkel terdekat yang mereka bisa jangkau.

Memilih mekanik andal adalah kuncinya. Jika mekanik Anda tergolong baru, didiklah mereka terlebih dahulu, baru kemudian diterjunkan untuk menangani kendaraan pelanggan. Ajari mereka untuk bersikap ramah dan hangat kepada pelanggan yang datang. Itu merupakan nilai tambah bagi usaha bengkel Anda.

 

Bisnis rental mobil

Punya mobil di rumah yang tidak terpakai? Buka usaha rental saja. Jika dalam sehari mobil Anda mendapatkan Rp 300.000, maka hanya dalam sepuluh hari bisa mendapatkan Rp. 3 juta rupiah. Jumlah yang sama bisa digunakan untuk mencicil mobil baru untuk usaha rental Anda. Khawatir mobil dibawa lari? Jika demikian, perketatlah persyaratan untuk pemakai mobil Anda. Sehingga jika hilang, pemakai terakhirnya bisa dilacak. Lengkapi juga mobil Anda dengan asuransi.

 

Cara promosi

Cara promosi yang mudah dan menjangkau masyarakat luas adalah lewat internet.  Untuk pemula, Anda bisa membuat website dan blog yang gratis. Jangan lupa juga untuk membuat akun di media sosial seperti twitter dan Facebook. Nah, untuk memaksimalkan penggunaan Internet sebagai media promosi, jalanlah kerja sama dengan perusahaan periklanan digital, misalnya http://id.gopher.co.id.

Nah, itu tadi macam-macam peluang usaha otomotif. Manakah yang sesuai dengan minat dan kemampuan kamu?

 

Peluang Usaha Cuci Mobil

Peluang usaha cuci mobil sangat menjanjikan, termasuk bagi Anda para pemula di industri ini.Seperti yang kita ketahui, industri otomotif semakin berkembang di Indonesia. Terlebih dengan adanya produk mobil dengan harga murah. Makin banyak orang yang memiliki mobil, tentu ini menjadi peluang bisnis yang menggiurkan.  Lalu apa saja yang harus Anda miliki sebelum memulai bisnis ini. Yuk, simak tips berikut ini.

Pengetahuan tentang mobil

Karena yang akan digarap adalah berkaitan dengan mobil, maka sedikit banyak, Anda harus memiliki pengetahuan tentang mobil. Yang paling utama adalah pengetahuan tentang mesin mobil. Jangan sampai ketika mencuci mobil malah menyebabkan kerusakan pada mobil customer.  Karena ada bagian-bagian dari mobil yang tidak boleh kena air. Standar kebersihan mobil pun harus dimiliki. Bandingkan dengan usaha cuci mobil serupa, apakah hasil cucian Anda sudah bersih atau malah belum begitu bersih.

Perlengkapan usaha cuci mobil

Peralatan untuk usaha cuci mobil tidak perlu macam-macam. Jika ingin membuka usaha kecil-kecilan, gunakan saja peralatan standar seperti selang, ember, sikat, lap, dan air. Namun jika ingin lebih serius, beli saja alat pencuci mobil seperti kompresor atau steam wash.

Usaha yang menunjang bisnis

Jika ingin mendapat penghasilan yang lebih banyak lagi, buka juga usaha yang menunjang usaha cuci mobil. Misalnya membuka warung kopi di sampingnya atau membuka gerai roti bakar dan camilan lainnya. Customer yang sedang menunggu mobilnya dicuci, bisa berbelanja di unit bisnis Anda lainnya.  Bisa juga dibuat semacam program promosi. Misalnya saja, jika 10 kali mencuci mobil di tempat Anda, dapat kopi dan roti bakar gratis.

Kepuasan customer adalah yang utama

Bisnis cuci mobil tergolong bisnis jasa. Kepuasan customer adalah hal utama. Ketika mencuci mobil, jika menemukan barang berharga milik customer, sebaiknya simpan dan berikan kepada customer. Hal itu untuk menjaga kepercayaan customer. Jika customer sudah percaya, maka dipastikan mereka akan datang kembali ke tempat cuci mobil Anda

Mempromosikan usaha Anda

Tahap  pertama bisa mengandalkan promosi dari mulut ke mulut. Tahap selanjutnya, bisa menyebarkan brosur atau memasang iklan baris di media massa. Dengan biaya yang sedikit pun Anda bisa juga berpromosi. Manfaatkan saja media Internet. Jika ingin maksimal, jalin saja kerja sama dengan perusahaan periklanan digital, misalnya http://id.gopher.co.id.

Itu tadi kiat-kiat  untuk membuka usaha cuci mobil. Mudah, kan? Tunggu apa lagi. Manfaatkan peluang usaha cuci mobil dan segera mulai bisnis Anda  sekarang juga.

Peluang Bisnis Jual Beli Motor

Bisnis jual beli motor sedang menjadi primadona akhir-akhir ini. Keuntungan yang didapat lumayan besar dan perputaran uangnya pun sangat cepat.  Motor memang alat transportasi yang murah dan cepat. Banyak orang memilikinya untuk pergi ke kantor, mengantar anak sekolah, jalan-jalan, bahkan mudik. Motor bekas jadi pilihan karena lebih ramah kantong. Nah, sebelum Anda memulai usaha jual beli motor ini, ada baiknya menyimak tulisan berikut. Semoga bermanfaat.

Jual beli motor tarikan dealer

Motor tarikan dealer maksudnya adalah motor sitaan milik dealer. Biasanya mereka menarik motor dari pembeli yang sudah tidak membayar cicilan beberapa waktu lamanya. Dari mana Anda bisa mendapat motor tarikan itu? Bisa dari lelang yang dilakukan dealer atau pun jalan personal, membeli langsung dari perusahaan pembiayaan.

Yang harus diperhatikan adalah Anda harus melakukan perbaikan kecil ataupun besar terhadap motor tarikan ini. Karena perusahaan pembiayaan atau dealer menjual motor-motor mereka apa adanya, tanpa diperbaiki dulu.  Walaupun Anda harus mengeluarkan modal perbaikan motor, Anda masih mendapat untung yang cukup. Keuntungan yang didapat pun cukup besar, yakni Rp. 500 ribu per motor. Bayangkan jika Anda mampu menjual hingga 20 unit motor.

Jual beli motor dari daerah

Motor berplat nomor luar kota kadang dijual lebih murah karena di sana mereka agak lebih susah menjualnya. Namun konsumen Jabodetabek kurang suka karena mereka tidak mau repot mengurus mutasi surat-suratnya.  Nah, di situlah ada peluang bisnis buat Anda. Beli saja motor dari luar kota lalu urus segala surat-surat mutasi. Minta saja relasi Anda yang berada di luar kota untuk mengurusnya. Biaya pengurusan surat-surat berkisar Rp300 ribu – Rp800.000 sudah termasuk komisi bagi yang mengurusnya. Murah, bukan?

Mencari tahu kondisi motor

Baik membeli motor tarikan dealer maupun membeli motor dari daerah, yang paling penting adalah kondisinya masih bagus. Bukan apa-apa, jika motor yang Anda beli ternyata kondisinya buruk dan perbaikannya mahal, itu justru akan merugikan Anda. Lantas bagaimana cara mengetahui kondisi motor yang layak jual?  Jika Anda tidak memiliki pengetahuan tentang motor, ajaklah teknisi, mekanik, atau makelar motor yang paham. Beri mereka komisi dan tambahan bonus jika motornya laku dengan harga lumayan.

Promosi dan iklan

Media promosi paling awal adalah dari mulut ke mulut. Kalau mau bermodal lagi, pasanglah iklan baris di koran. Seminggu pasanglah dua kali dan lihat responsnya. Media lain yang dapat dimanfaatkan oleh Anda adalah Internet. Pasanglah iklan di situs jual beli dan postinglah di media sosial. Bisa juga dengan membuat blog atau website untuk bisnis Anda. Jika ingin promosi internet lebih efektif lagi, konsultasi saja dengan perusahaan periklanan digital, misalnya http://id.gopher.co.id.

Itulah beberapa  tips bisnis jual beli motor bekas.  Mudah, bukan? Tidak ada salahnya jika Anda mewujudkan mimpi bisnis Anda mulai dari sekarang. Selamat berbisnis.

 

Tips Berbisnis Motor Bekas

Bisnis motor bekas tergolong bisnis yang pesat perkembangannya. Mengapa begitu? Tingginya tarif angkutan umum dan keterbatasan armada angkutan umum membuat masyarakat menengah bawah berpaling ke alat transportasi yang cepat dan murah, yaitu motor.  Motor bekas banyak peminatnya, mulai dari mahasiswa, karyawan, sampai ibu rumah tangga. Tertarik untuk memulai usaha motor bekas? Ada baiknya Anda simak tips berikut. Semoga bermanfaat.

Memilih motor bekas

Memilih motor bekas untuk dijual lagi haruslah dipilih dengan cerdas. Bukan hanya kondisi luarnya yang masih bagus, mesin motor pun harus diperhatikan. Pertama, Anda harus memeriksa apakah ada cat mengelupas, goresan, atau bekas benturan?  Sebelum membeli, perhatikan oli yang terdapat dalam mesin. Penggunaan oli berlebihan memang menyebabkan suara motor lebih halus, jadi bukan dari mesinnya yang masih bagus. Untuk itu, tidak ada salahnya bila saat mencoba, jalankan motor sekitar 500m untuk mengetahui apa ada kebocoran oli.

Rangka atau sasis motor juga harus dicek. Periksa kelurusan antara bagian belakang dengan bagian depan. Jika Anda tidak mengerti soal motor, ajak saja rekan yang mengerti. Atau lebih mudah lagi jika Anda membeli motor bekas dari orang yang Anda percayai.

Aspek legalitas

Aspek legalitas motor amatlah penting. Jangan sampai terjebak membeli motor yang suratnya tidak lengkap. Yang lebih parah lagi, terjebak membeli motor curian. Salah-salah Anda bisa kesandung masalah dengan polisi. Antisipasinya adalah dengan memeriksa nomor rangka dengan nomor mesin, dan cocokkanlah dengan STNK dan BPKB. Motor yang tidak lengkap suratnya memang murah, tapi bisa-bisa Anda terjebak masalah dan malah mengeluarkan uang lebih banyak  lagi di kemudian hari.

Memilih tempat bisnis

Tidak perlu repot-repot mencari tempat untuk showroom. Gunakan saja halaman rumah Anda, garasi, atau bahkan carpot. Taruh saja motor-motor dagangan Anda di situ. Yang terpenting bukan besar kecilnya tempat, tapi strategis tidaknya tempat jualan Anda. Berjualan di depan rumah pun target marketnya ada, yakni orang-orang sekitar kompleks. Atau mereka yang hendak membeli motor untuk diojekkan.

Memilih sarana promosi

Memasang iklan di media massa harganya cukup mahal. Membuat spanduk dan memasangnya izinnya pun berbelit. Lantas sarana promosi apa saja sih yang cocok untuk pemula? Media internet adalah jawabannya. Promosikan motor bekas Anda di jejaring sosial atau situs jual beli yang  trafficnya banyak. Untuk lebih serius lagi berpromosi online, konsultasi saja dengan perusahaan periklanan digital, misalnya Gopher Indonesia

Itu tadi tips bisnis motor bekas. Bagaimana? Mudah, bukan? Tidak ada salahnya jika Anda mewujudkan mimpi bisnis Anda mulai dari sekarang. Selamat berbisnis.

Membuka Bisnis Bengkel Mobil

Membuka bisnis bengkel mobil sesuai untuk Anda yang hobi mengotak-atik mobil. Terlebih, dewasa ini industri otomotif kian berkembang, kepemilikan mobil pun kian meningkat di Indonesia. Makin banyak yang memiliki mobil, makin banyak pula jasa bengkel mobil yang diperlukan. Itulah faktor yang bisa Anda jadikan latar belakang Anda membuka usaha bengkel otomotif.  Lantas, apakah modalnya harus besar? Apa sajakah yang harus dipersiapkan untuk membuka usaha bengkel mobil? Simak penjelasan berikut.

Mempersiapkan lokasi

Lokasi yang seperti apa yang bagus untuk membuka bisnis ini? Tentunya yang strategis dan dilewati banyak mobil. Mengambil lokasi di dalam perumahan pun tak masalah, bisa jadi di situ juga lebih laris. Mengingat para pengguna mobil tidak perlu jauh-jauh jika ingin servis mobil mereka.

Tempat yang luas memang mutlak dibutuhkan kalau Anda membuka bisnis bengkel otomotif. Pasalnya, Anda perlu tempat yang bisa menampung mobil-mobil para pelanggan. Jadi kalau Anda tidak cukup uang untuk menyewa tempat luas, bisa jauh-jauh hari meminjam uang ke bank.

Usaha bengkel berjalan pun bisa jadi solusi modal pas-pasan. Maksudnya, bila customer membutuhkan Anda karena mobilnya rusak dan memerlukan jasa bengkel, mereka tinggal menghubungi Anda. Mekanik Anda pun segera meluncur ke rumah customer. Mudah, bukan? Namun hanya kerusakan-kerusakan ringan yang tak perlu alat berat saja yang bisa ditangani.

Mempersiapkan Mekanik

Mekanik adalah garda terdepan dalam bisnis bengkel. Betapa tidak, kepuasan customer di tangan mereka. Jika kerja mereka baik, customer tidak akan ragu lagi memeriksakan mobil ke Anda. Jika kerja mekanik Anda tidak begitu baik, bisa-bisa Anda akan ditinggal customer. Rekrutlah mekanik yang telah berpengalaman. Tidak perlu Sarjana S1, anak-anak lulusan SMK Mesin mungkin bisa jadi pilihan utama.

Mempersiapkan keuangan

Besar kecilnya skala usaha bengkel mobil Anda menentukan seberapa besar modal yang harus diinvestasikan. Customer biasanya mendatangi bengkel untuk perawatan dan pemeliharaan  mobil. Servis yang disediakan mulai dari servis ringan sampai bekas. Bengkel juga melakukan tune up, ganti oli, modifikasi mobil, dan lainnya. Siapkan modal untuk membeli peralatan yang menunjang servis-servis tadi.

Menyiapkan uang untuk modal dari sekarang memang lebih baik. Kalau itu pun tidak mencukupi, Anda bisa mengajak orang lain yang mau berinvestasi pada bisnis bengkel Anda. Atau meminjam uang dari bank, melalui program khusus untuk entrepreneur. Yang mana pun yang Anda pilih, seharusnya tidak memberatkan Anda.

Mempersiapkan marketing dan promosi

Menargetkan customer di lingkungan sekitar bisa dengan memasang iklan di koran lokal, membagikan brosur dan selebaran, atau promosi dari mulut ke mulut. Namun ada cara efektif yang menjangkau customer lebih banyak, yakni lewat Internet. Memaksimalkan penggunaan Internet untuk promosi pun bisa lewat periklanan digital, misalnya http://id.gopher.co.id. Biaya yang Anda keluarkan tidak terlalu besar, tapi efek promosi yang Anda akan dapatkan akan besar.

Nah, sudah jelas ‘kan, hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum membuka bisnis bengkel mobil? Tunggu apa lagi? Segera mulai bisnis Anda dari sekarang.

Tips Memulai Bisnis Sewa Mobil

Ingin memulai bisnis sewa mobil tapi tidak tahu caranya? Ingin berbisnis sewa mobil tapi tidak memiliki cukup moda? Benarkah modalnya harus punya banyak mobil? Tidak memiliki banyak mobil tidak bisa mulai bisnis dong. Kalau itu yang menjadi penyebab Anda enggan memulai usaha sewa mobil, enyahkan saja hal itu dari pikiran Anda. Cara memulai bisnis ini sebenarnya mudah dan murah. Selengkapnya simak penjelasan berikut.

Perbanyak relasi bisnis

Sebagai pendatang baru di dunia bisnis sewa-menyewa mobil, Anda harus memperbanyak relasi. Selain relasi dealer mobil, Anda pun harus kenal dengan mereka yang telah terlebih dulu terjun di bisnis ini. Bahkan bila Anda belum punya mobil sekalipun, Anda bisa memulai bisnis ini asalkan punya relasi. Tawarkanlah kepada rekan, teman, kolega, maupun kerabat Anda untuk bekerja sama. Bukan kerja sama yang cuma-cuma, tapi dengan sistem bagi hasil. Sepakatilah dulu berapa besar persentase bagian Anda,dan berapa persen untuk partner Anda. Supaya bisnis ini jadi sebuah ikatan profesional, buatlah perjanjian hitam di atas putih. Masing-masing pihak akan terikat dengan kewajiban dan haknya di dalam perjanjian.

Menghitung biaya

Jika memutuskan untuk mencicil mobil untuk bisnis rental mobil, mari kita melakukan hitung-hitungan terlebih dahulu. Biaya cicilan mobil rata-rata adalah Rp3 juta sebulan, sedangkan usaha sewa mobil pada umumnya menetapkan biaya sewanya secara harian. Bisa per 6 jam, 8 jam 12 jam, atau hingga 24 jam dengan biaya yang berbeda–beda. Mayoritas usaha sewa mobil menetapkan biaya Rp300 ribu untuk menyewa seharian, namun itu belum termasuk biaya BBM dan biaya sopir. Jadi untuk membayar cicilan yang Rp3juta sebulan, mobil Anda hanya perlu disewakan selama 10 hari. Sisa 20 hari kan? Itu adalah keuntungan yang Anda peroleh dalam sebulan. Nah, sudah terbayang berapa keuntungan yang bisa Anda peroleh?

Tidak perlu pekerjakan sopir

Pengusaha sewa mobil seharusnya memiliki relasi sopir-sopir lepas yang siap sedia jika jasa mereka dibutuhkan. Tidak mampu mempekerjakan sopir? Mengapa tidak Anda saja yang melakukannya? Ya, jika Anda selaku pemilik bisnis sewa mobil sekaligus juga sebagai supirnya maka akan menghemat biaya, bukan?  Anda pun tidak perlu khawatir melepas mobil ke tangan pelanggan atau ke sopir yang ugal-ugalan. Selain itu, para calon pelanggan akan merasa lebih aman jika disopiri oleh sang pemilik bisnis.

Tidak perlu promosi besar-besaran

Dengan biaya yang pas-pasan, maka tidak usah jor-joran dalam berpromosi. Yang terpenting adalah bagaimana promosi Anda efektif untuk menjaring pelanggan. Sarana internet adalah salah satu media untuk promosi. Dengan menggunakan internet, Anda bisa menjaring ratusan bahkan ribuan calon pelanggan dalam satu waktu. Nah, bagaimana mengoptimalkannya? Tanyakan saja kepada ahlinya, yaitu perusahaan periklanan digital profesional, misalnya http://id.gopher.co.id. Biaya yang Anda keluarkan akan sebanding dengan efek promosi yang Anda akan dapatkan. Tuh, mudah, kan memulai bisnis ini? Selamat mencoba.

Peluang Usaha Aksesoris Motor

Usaha aksesoris motor mulai dilirik seiring dengan  penjualan kendaraan bermotor yang semakin meningkat di Indonesia. Peluangnya memang bagus dan prospeknya pun sangat cerah. Jika Anda peminat otomotif, tidak ada salahnya membuka usaha di bidang aksesoris motor. Tapi apa saja yang disiapkan sebelum membuka bisnis aksesoris ini? Yuk, simak pembahasan berikut.

Persiapan
Yang perlu Anda persiapkan adalah lokasi, modal, karyawan, dan taksiran biaya operasional. Masalah lokasi jangan diabaikan begitu saja karena menentukan perkembangan usaha Anda selanjutnya. Untuk berbisnis aksesoris motor, lokasi yang baik adalah di dekat kampus, perkantoran, atau lokasi lainnya yang berada di pinggir jalan. Modal juga tidak kalah penting. Pikirkan baik-baik, apakah hendak meminjam ke bank atau mengajak investor. Jika baru memulai usaha, karyawan tidak perlu sekaligus banyak. Cukup satu atau dua orang saja. Seiring usaha Anda menampakkan tanda-tanda kemajuan, barulah karyawan ditambah. Taksiran biaya operasional dibuat sedetail mungkin. Di dalamnya termasuk biaya listrik, telepon, air, dan transportasi.

Selain hal-hal tadi, masalah relasi dan pengetahuan otomotif pun amat penting. Miliki hubungan baik dengan distributor aksesoris motor. Selain lebih mudah bila membeli pada relasim Anda bisa membeli dengan harga murah atau diskon.

Aksesoris motor setiap saat berkembang. Muncul model dan seri terbaru, yang tentunya berbeda dengan seri yang lebih lama. Jika Anda tidak ingin tergerus zaman, selalu ikuti perkembangannya. Kemampuan atau pengetahuan Anda dalam bidang otomotif pun harus selalu diasah. Semuanya menuntut kemauan Anda untuk belajar. Jangan menganggap diri telah menguasai otomotif, lantas berhenti belajar.

Pengelolaan
Dalam mengelola bisnis aksesoris motor, Anda akan berhadapan dengan banyak pelanggan. Jalin keakraban dengan mereka. Maka Anda akan menuai hasilnya kelak. Sebagai pemula, Anda juga harus berpikiran terbuka terhadap semua saran dan kritik. Baik itu datang dari pelanggan, karyawan, bahkan dari competitor. Mengelola pemasaran sangat penting, termasuk dalam bisnis aksesoris motor. Keuangan pribadi harus terpisah dari keuangan bisnis Anda. Jangan sampai Anda memakai uang bisnis untuk keperluan pribadi, atau pun sebaliknya.

Pemasaran dan promosi
Banyak cara untuk melakukan pemasaran dan promosi. Pertama, sebarkan brosur di tempat-tempat strategis seperti mall, kampus, sekolah, dan lain-lain. Kedua, pasang iklan di media massa. Sebagai permulaan, pasang saja dulu di koran (media cetak) lokal. Ketiga, ada baiknya membuka jaringan dengan komunitas-komunitas pengguna motor yang merupakan target market Anda. Keempat, gunakanlah media internet. Manfaatkanlah sosial media, web, blog, yang bisa dibuat gratis alias Cuma-Cuma. Namun bila ingin lebih maksimal, konsultasikan saja dengan penyedia jasa periklanan digital, misalnya http://id.gopher.co.id.

Nah,  itu langkah-langkah dalam membuka usaha aksesoris motor.  Selamat memulai bisnis ini. Semoga sukses.