Kilau Peluang Bisnis Pandai Besi

Bisnis pandai besi mungkin terdengar agak kuno. Kini hampir tidak ada generasi muda yang bercita-cita ingin jadi pandai besi. Namun benarkah keuntungan yang didapat pada bisnis ini sangat sedikit? Sebenarnya bagaimana peluang bisnisnya dan bagaimana cara bertahan dalam usaha pandai besi? Simak pembahasannya berikut ini.

Membuat produk

Produk yang diperjualkan sebuah usaha pandai besi  adalah senjata tajam, serta alat-alat untuk pertukangan dan pertanian, semisal pisau, gergaji, arit, dan lain-lain. Membuat produk seperti itu membutuhkan keterampilan dan ketelatenan. Apabila Anda memang memiliki keterampilan pandai besi, tidak ada salahnya jika Andalah yang bertindak selaku perajinnya. Jadi menghemat uang dan tak perlu menggaji pandai besi, bukan? Namun apabila Anda tidak bisa, serahkan saja kepada ahlinya. Biarkan seorang pandai besi yang mengerjakan produknya. Anda hanya tinggal mengurusi hal-hal lain seperti manajemen dan administrasi bisnis.

Bahan dan perlengkapan

Membuat sebuah senjata prosesnya tidak mudah. Ada empat tahapan yang harus dilalui. Pertama adalah memotong bahan. Setelah itu, bahan yang telah dipotong, dipukul-pukul dengan menggunakan palu. Fungsinya untuk menghaluskan. Setelah melewati proses penyapuhan, bakal senjata tersebut dibakar dan kemudian dicelupkan ke dalam air.

Bagaimana dengan bahan dan perlengkapannya? Sebenarnya tidak terlalu mahal. Hanya membutuhkan mesin gerinda, alat untuk penyapuhan, alat untuk pembakaran, dan air. Bahan yang diperlukan tentu saja besi. Bisa besi tua ataupun besi bekas untuk menghemat biaya. Ruangan yang diperlukan pun tidak perlu terlampau luas. Cukup di halaman depan rumah Anda atau di garasi rumah. Tidak perlu sewa tempat apalagi sewa gedung. Wah, asyik, kan?

Keuntungan

Jangan disangka harga produk hasil kerja seorang pandai besi itu sangat murah. Karena harganya bisa sangat mahal. Semakin eksklusif sebuah produk maka semakin mahal harganya. Terlebih pandai besi mengerjakan sendiri senjata yang dipesan. Bahkan ada senjata yang jika dipesan oleh seorang kolektor, perhitungan biayanya per centimeter. Bila dalam sehari ada sepuluh orang yang memesan senjata, bayangkan keuntungan yang bisa diraup dalam sebuah usaha pandai besi.

Namun tidak ada salahnya selain untuk mengerjakan pesanan eksklusif, Anda juga memenuhi permintaan pasar. Misalnya untuk produksi pisau dapur, parang, celurit, belati, keris, mandau, atau sangkur. Target marketnya masyarakat sekitar yang membutuhkan atau juga para kolektor senjata.

Sebuah usaha pandai besi setiap harinya mendapat keuntungan minimal Rp500.000. Bayangkan berapa yang akan diperoleh dalam sebulan?

Modal

Karena modal yang dibutuhkan tak terlalu besar, Anda bisa memulainya dengan menggunakan uang tabungan. Atau jika yakin bisa mengembalikan, Anda bisa meminjam dari bank. Yang patut dicoba juga, mintalah dukungan dari pemerintah. Entah itu berupa program pelatihan, bantuan alat, maupun permodalan.

Promosi

Untuk menjangkau segmen masyarakat sekitar memang mudah. Bisa lewat promosi mulut ke mulut atau mendistribusikan ke toko-toko terdekat. Masalahnya, bagaimana bila Anda ingin menjangkau pasar yang lebih luas? Tentunya harus menggunakan media promosi. Yang termurah adalah media Internet, yakni memanfaatkan fasilitas GoogleAdWords, yang bisa menjangkau ratusan bahkan ribuan calon pembeli sekaligus dalam sekali klik. Tidak mengerti caranya? Mudah saja, tinggal hubungi mitra resmi pertama Google AdWords, yakni

http://id.gopher.co.id.

Itulah  tadi peluang bisnis pandai besi? Berminat? Tunggu apalagi. Yuk, mulai bisnis Anda sekarang juga.

 

Mengintip Peluang Usaha Besi Bekas

Jangan salah sangka, meskipun yang diperjualbelikan bisa dibilang adalah barang rongsokan, bisnis besi bekas bisa menghasilkan profit yang besar. Besi bekas yang buat kita tidak ada nilainya sama sekali ternyata bisa jadi peluang bisnis yang menjanjikan, bahkan ada yang sampai miliaran rupiah. Bagaimana selengkapnya tentang usaha  ini? Bagaimana pula tips sukses usaha besi bekas? Simak pembahasan berikut.

Apa saja yang bisa dijual?

Apa saja yang bisa diperjualbelikan kalau Anda membuka bisnis besi bekas? Wah, macam-macam jawabannya. Bisa bekas kapal dan tongkang ataupun bekas bangunan pabrik. Pokoknya apapun yang ada logam besinya, pasti laku untuk dijual sebagai besi bekas. Terbayang bukan betapa banyaknya barang rongsokan berbentuk besi bekas yang bisa Anda jadikan rupiah?

Sistem kerja

Pertama-tama pahamilah dulu alur bisnis besi tua ini. Yang ada di dalam pikiran Anda pastilah para pemulung barang rongsokan yang mengangkut besi tua dari rumah tangga. Ya, adakalanya itu memang benar. Tapi mereka hanyalah mata rantai pertama. Setelah dari mereka, besi-besi bekas itu lalu sampai ke tangan pengepul menengah. Pengepul menengah lalu menjualnya kembali ke pengepul besar, dan lalu terakhir sampai ke pabrik peleburan besi. Cukup panjang, bukan, prosesnya?

Namun ada kalanya pebisnis besi tua membangun kembali besi tua yang masih layak pakai dan menjualnya kembali setelah diperbaiki. Bila Anda adalah pemula yang ingin terjun ke bisnis ini, cobalah dulu menjadi pengepul menengah atau pun pengepul besar.

Keuntungan

Makin besar investasi maka makin besar pula keuntungan yang bisa diraih. Demikian pula dalam usaha ini. Kalau hanya memenuhi permintaan pabrik peleburan besi bekas, sedang modal Anda sedikit, paling-paling hanya akan mendapat keuntungan Rp. 150 per kilo gram besi tua. Kalau Anda mengimpornya dari luar negeri, maka Anda akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar lagi. Hanya saja memang persyaratannya lebih berat dan legalitas usaha juga memerlukan waktu dan biaya yang tidak sedikit.

Insting pebisnis besi bekas

Selain modal, yang menentukan dalam usaha besi tua atau bekas adalah insting. Pengusaha besi  harus menaksir dengan cepat harga besi bekas yang mereka akan beli untuk kemudian dijual lagi. Kalau menaksir harga tepat, maka profitnya juga besar. Sebaliknya, bila salah menaksir, maka margin keuntungan jadi tipis atau bahkan menanggung rugi. Jangan khawatir, pada awal-awal buka usaha, insting Anda memang belum terasah. Namun lama-kelamaan Anda pasti akan terlatih: mampu membedakan produk besi bekas mana yang menguntungkan dan yang tidak.

Promosi

Walaupun bisnis besi bekas ini adalah bisnis konvensional, jangan promosinya juga secara konvensional. Harus ada terobosan yang dapat membantu berkembangnya bisnis besi bekas Anda. Misalnya dengan promosi online. Maksimalkan saja dengan Google AdWords. Tidak mengerti caranya? Mudah saja, tinggal hubungi mitra resmi pertama Google AdWords, yakni http://id.gopher.co.id.

Itulah  tadi peluang usaha besi bekas. Semoga berguna bagi Anda yang hendak memulai usaha. Selamat mencoba.

 

Membidik Peluang Bisnis Baja Ringan

Peluang bisnis baja ringan menanti di hadapan Anda para calon pengusaha. Baja ringan saat ini banyak diminati masyarakat terutama untuk rangka atap. Karena selain lebih kuat daripada kayu biasa, baja ringan juga anti rayap dan lebih tahan lama. Nah, bagaimana kiat membidik peluang bisnis baja ringan. Yuk, simak selengkapnya berikut ini.

Macam-macam baja ringan

Ada macam-macam spesifikasi baja ringan yang bisa digunakan untuk rangka atap maupun untuk partisi dan interior ruangan. baja ringan ada 2 jenis, yakni Galvanize dan Zincalume. Namun jenis baja yang lebih bagus adalah  Zincalume karena komposisinya terdiri dari campuran 55% alumunium 43.5 % zinc dan 1,5 % adalah silicon.

Ditinjau dari ketebalannya,  baja ringan pun bervariasi, mulai dari 0,5 mm. Supaya konsumen puas dan memiliki banyak pilihan, sebaiknya Anda selaku pebisnis baja ringan menyediakan baja ringan dari berbagai merek, bahan, dan ukuran. Lebih baik lagi jika baja ringan yang Anda jual itu telah berstempel SNI.

Lokasi bisnis

Lokasi bisnis menentukan maju tidaknya bisnis Anda ke depannya. Dalam hal ini, bisnis baja ringan. Jika ingin usaha baja ringan Anda maju, pilih lokasi yang strategis. Kalau memungkinkan, pilih wilayah yang sedang banyak pembangunan perumahan, sekolah, dan lain-lain. Kawasan seperti itu tentunya menjadi pasar yang bisa Anda garap. Lokasi bisnis dekat toko bangunan, toko material juga akan lebih baik. Bisa juga lokasi yang tidak terlalu jauh dari pabrik baja ringan, Supaya bisa menghemat biaya angkut baja ke tempat Anda. Yang terpenting, jangan memilih lokasi yang akses transportasinya sulit. Apalagi yang tidak banyak dilewati orang.

Pengembangan bisnis

Seorang pebisnis harus memiliki visi bisnis. Harus tahu ke mana dan bagaimana bisnisnya nanti akan dikembangkan. Begitu pun dengan bisnis baja ringan. Untuk langkah paling utama, Anda harus mau mendengarkan apa yang dikeluhkan oleh konsumen. Apa yang menjadi selera konsumen pun harus diperhatikan. Cermati baik-baik, mana baja ringan kualitas baik yang diminati masyarakat dan mana yang kurang diminati.

Marketing dan promosi

Marketing dan promosi tidak bisa diabaikan dalam sebuah bisnis, apa pun bisnis itu. Jika bisnis baja ringan, maka yang menjadi target market Anda adalah masyarakat yang dekat dengan toko baja ringan Anda. Namun jika ingin pasar yang lebih luas lagi, Anda harus menggunakan media promosi lain, misalnya internet. Selain membuat blog, web, dan akun jejaring sosial, Anda juga bisa memanfaatkan GoogleAdWords, yang bisa menjangkau ratusan bahkan ribuan calon pembeli sekaligus dalam sekali klik. Tidak mengerti caranya? Mudah saja, tinggal hubungi mitra resmi pertama Google AdWords, yakni http://id.gopher.co.id.

Itulah  tadi peluang bisnis baja ringan. Semoga bisa menjadi referensi Anda dalam memulai bisnis. Selamat berbisnis.

Raup Ratusan Juta Rupiah dengan Bisnis Besi Bekas

Siapa sangka kalau ternyata besi bekas yang sering kita sepelekan keberadaannya mampu menghasilkan keuntungan jutaan rupiah. Besi bekas dapat diperoleh dari para penjual barang-barang bekas, atau jika Anda ingin mendapatkan keuntungan yang lebih besar, biasanya besi bekas didapatkan dari kapal tongkang yang sudah tidak terpakai, atau dikenal dengan rongsokan tongkang. Jika Anda pandai menaksir, keuntungan yang akan Anda peroleh dari rongsokan tongkang ini bisa mencapai milyaran rupiah.

Sesuai dengan pemaparan yang diberikan oleh seorang pengusaha yang sukses dalam bisnis besi bekas di Jakarta Utara, misalkan tongkang tua dengan berat sesuai surat jalan sebesar 12 ribu ton. Namun karena tongkang tua tersebut sudah tak layak jalan, beratnya pun akan berkurang. Setelah ditaksir dan mengalami penyusutan bagian-bagian yang tak layak jual, beratnya menyusut menjadi 9 ribu ton. Setelah rongsokan tongkang tersebut dipotong-potong dan dijual lagi, pengusaha tersebut dapat memperoleh keuntungan kurang lebih 9 miliar rupiah. Angka yang menakjubkan bukan?

Dalam bisnis besi bekas ini, kejelian melihat peluang dan juga ketepatan menaksir harga adalah hal yang harus benar-benar Anda kuasai. Alih-alih mendapat untung ratusan juta rupiah, salah menaksir harga besi tua malah dapat membuat Anda rugi ratusan juta rupiah. Untuk membantu Anda menaksir harga besi tua, berikut kami berikan jenis-jenis kelompok besi tua:

1. Besi Tua kelas A
Besi tua kelas A memiliki tebal minimal 6 mm.  Jenis barangnya: besi IWF/H-Beam, pipa, besi beton, plate, rail kereta, besi sisa fabrikasi, blok mesin, rantai kapal, besi as, roda kereta api, plate kapal. Biasanya pihak pabrik akan menerima dalam ukuran antara 50 – 180 cm. Kondisi besi tua harus tidak terdapat banyak karat, lapisan cat/chrome.

2. Besi Tua Kelas B
Besi tua di kelas B memiliki tebal minimal 3-5 mm.  Jenis barangnya: Plate tipis, potonga plate, velg mobil, sisa pemotongan coil. Biasanya pihak pabrik akan menerima dalam ukuran antara 50 – 180 cm. Kondisi besi tua harus tidak terdapat banyak karat, lapisan cat/chrome.

3. Besi Tua Kelas C
Besi tua di kelas B memiliki tebal minimal 2-3 mm.  Jenis barangnya: Kawat seling, seng pabrik, paku, plat body mobil bekas, drum oli. Biasanya pihak pabrik akan menerima dalam ukuran antara 50 – 180 cm. Kondisi besi tua harus tidak terdapat banyak karat, lapisan cat/chrome.

4. besi Tua Kelas D
Besi tua di kelas B memiliki tebal minimal 1-2 mm. Jenis barangnya: sisa serutan/bubutan, kaleng susu, seng berkarat, kawat halus, dan velg sepeda. Biasanya pihak pabrik akan menerima dalam ukuran antara 50 – 180 cm. Kondisi besi tua harus tidak terdapat banyak karat, lapisan cat/chrome.

 

Sumber:
http://www.indosiar.com/ragam/rongsokan-tongkang-dan-besi-tua_39168.html
https://www.facebook.com/pages/Forum-Informasi-Besi-Bekas-Lokal-Dan-Import/116470245076267
http://besi-bekas.blogspot.com/2011/05/tentang-besi-tua.html

Sumber Gambar:
Compfight.com

Mengintip Peluang Bisnis Rangka Baja Ringan

Bisnis properti yang sedang naik daun membuat berbagai bisnis yang berhubungan dengan properti ikut naik daun, salah satunya bisnis baja ringan. Baja ringan yang sering dibisniskan adalah rangka baja ringan yang sekarang ini banyak digunakan sebagai rangka atap sebuah rumah.

Rangka baja ringan ini banyak digunakan di pembangunan perumahan sebagai pengganti kayu. Rangka baja ringan digunakan sebagai pengganti kayu karena telah lulus uji coba kekuatan dan ketahanan serta memiliki tingkat keamanan yang baik bagi keselamatan manusia. Selain itu, rangka baja ringan memiliki bobot yang lebih ringan dan juga lebih tahan terhadap serangan rayap. Rangka atap baja ringan merupakan material yang efisien dan tahan terhadap berbagai cuaca.

Beberapa keuntungan lain dari rangka atap baja ringan adalah:

  1. Dibandingkan dengan pemasangan rangka atap kayu, pemasangan rangka baja ringan jauh lebih ringan dan cepat.
  2. Beban yang harus ditanggung oleh pondasi, dinding, dan kolom jauh lebih rendah dengan menggunakan rangka atap baja ringan.
  3. Baja ringan tahan terhadap karat, rayap, cuaca, dan juga ramah lingkungan karena mengurangi jumlah penebangan kayu di Indonesia.
  4. Baja ringan memiliki sifat tidak merambatkan panas (api) dan memiliki kemampuan untuk menahan struktur saat terbakar api.
  5. Baja ringan tidak memiliki nilai penyusutan seperti kayu.
  6. Biaya pemeliharaan baja ringan jauh lebih murah dan daya tahan lebih lama sehingga lebih ekonomis dibandingkan kayu.

Salah satu pebisnis yang telah sukses terjun dalam bidang ini adalah Garry Tjoa. Beliau adalah seorang produsen baja ringan yang berhasil mendirikan perusahannya sejak tahun 2002. Hingga saat ini Garry memiliki 45 distributor. Beliau dibantu oleh produsen untuk membranding dan promosi produk baja ringannya. Mulanya Garry hanya membidik konsumen di luar Jawa seperti Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi, tetapi seiring banyaknya peminat, pulau Jawa juga merupakan wilayah potensial yang menjadi sasarannya.

Bisnis baja ringan memang menjanjikan keuntungan yang cukup besar, bisa mencapai Rp100 juta di bulan pertama. Untuk bulan kedua dan bulan-bulan seterusnya omzet bisa meningkat hingga Rp300 sampai Rp500 juta. Untuk laba bersihnya sendiri kurang lebih 10 – 20 persen dari total seluruh omzet. Hmmm… cukup menggiurkan, bukan?

 

Sumber:
http://www.solusiusahaku.com/baja-ringan-menjual-tren-material-masa-depan.html

Murah & Ramah Lingkungan Dengan Rangka Baja Ringan


http://peluangusaha.kontan.co.id/news/rangka-baja-ringan-tapi-labanya-berat

Sumber Gambar:

megabajacengkareng.com

Langkah Sukses Memulai Bisnis Bahan Bangunan

Meningkatnya minat masyarakat terhadap properti membuat industri bisnis bahan bangunan naik daun. Karena semakin banyak orang membangun perumahan, apartemen, tentunya bahan bangunan juga akan semakin banyak dicari. Membuka toko bangunan adalah langkah yang tepat untuk mengisi peluang di atas, karena bisnis ini akan bertahan lama selama masih ada pembangunan yang terus dijalankan.

Tertarik untuk terjun di bisnis ini? Simak langkah suksesnya berikut ini!

  1. Tentukan lokasi

Menentukan lokasi strategis dalam bisnis ini bukan hanya memilih lokasi yang dilalui banyak orang atau berada di tengah kota, namun ada faktor lain yang harus dipertimbangkan. Dalam menentukan lokasi, pilihlah lokasi yang dekat dengan pemukiman warga yang nantinya masih memungkinkan adanya pembangunan. Lokasi di dekat pabrik dengan pemukiman yang cukup padat juga patut dijadikan pertimbangan. Kebutuhan konsumen terhadap bahan bangunan masih sangat tinggi untuk membangun, atau merenovasi rumah mereka.

  1. Promosi

Saat awal-awal pembukaan toko, buatlah spanduk besar sebagai penanda bahwa tokomu telah berdiri. Selanjutnya pada bulan pertama pembukaan toko, kamu dapat memberikan potongan harga untuk pembelanjaan tertentu kepada konsumen. Pada bulan-bulan berikutnya, kamu dapat memberikan merchandise berupa payung, jam dinding, atau kalender kepada konsumen langganan.

  1. Kebutuhan pasar

Dalam menjalankan bisnis ini, kamu harus memperhatikan kebutuhan pembangunan pasar. Misalkan pembangunan yang sedang marak adalah pembangunan rumah, maka permintaan akan batu bata, semen, pasir, dan juga besi pasti akan meningkat. Saat musim hujan terkadang banyak rumah yang mengalami kebocoran, sehingga kamu dapat menambah pasokan pipa air atau paralon. Perhatikan permintaan pasar agar kamu dapat menjual bahan sesuai dengan musimnya.

  1. Pelayanan yang baik

Meskipun bisnis ini tergolong bisnis berat yang konsumennya kebanyakan laki-laki, tetapi pelayanan yang ramah dan baik tetap harus dijaga. Jangan hanya ramah dan baik kepada konsumen yang mau membeli barang saja, tetapi bersikaplah ramah kepada semua konsumen yang mengunjungi tokomu.

  1. Produk berkualitas

Bahan bangunan sangat menentukan kualitas bangunan yang sedang dibangun, oleh karena itu sediakan bahan bangunan yang berkualitas. Misalkan dalam memilih pasir, usahakan sediakan pasir yang berbutir tajam dan tidak mengandung lumpur. Penting bagimu untuk memiliki pengetahuan tentang ciri-ciri material bangunan yang berkualitas. Produk yang berkualitas juga bertujuan untuk menjaga citra baik tokomu.

 

Sumber:

http://www.ciputraentrepreneurship.com/bisnis-madya/langkah-sukses-berbisnis-toko-bangunan

http://www.anneahira.com/toko-bangunan.htm

Sumber Gambar:

http://toko-bangunan-cilegon.blogspot.com/2013/09/toko-bangunan-cilegon.html

 

 

Menimbun Keuntungan dengan Bisnis Besi Tua

Bisnis besi tua juga dikenal sebagai “bisnis scrap”. Scrap berasal dari bahasa Inggris yang artinya ‘rongsokan’ atau ‘barang bekas’. Di balik besi berkarat nan usang ternyata mampu memberikan peluang usaha yang besar, terutama besi tua impor yang berasal dari negara-negara Eropa Timur, Canada, dan Australia karena di sana harganya lebih murah dibandingkan di Indonesia.

Alur dari bisnis ini biasanya berawal dari mengumpulkan besi bekas dari rumah tangga (Anda dapat membelinya dengan harga murah). Kemudian menjualnya ke pengepul, barulah pengepul akan menyetorkan ke pabrik pelebur besi. Namun jika Anda memiliki modal yang cukup besar, Anda dapat membeli/menyewa tanah sebagai tempat usaha. Di tempat itulah Anda mengumpulkan besi-besi tua dari berbagai pabrik dan rumah tangga, kemudian menjualnya kembali pada pabrik peleburan besi yang telah memiliki kontrak dengan Anda.

Kisaran harga besi tua mulai dari kualitas terendah sampai tertinggi antara Rp3.600 sampai dengan Rp4.300 setiap kilogramnya. Akan sangat menguntungkan jika Anda memilki modal yang cukup besar sehingga dapat impor besi tua dari luar negeri dengan harga yang lebih murah kemudian menjualnya kembali dengan harga lebih tinggi pada suppplier pabrik yang membutuhkan.

Untuk terjun ke dalam bisnis besi bekas impor, Anda harus menyiapkan dokumen izin impor scrap, ijin B3, dan membuka L/C (Letter of Credit). Prosesnya memang terlihat cukup panjang, namun proses panjang ini akan sebanding dengan keuntungan yang Anda peroleh dalam jangka panjang. Untung besar memang membutuhkan usaha yang besar pula, bukan?

Di negara kita ini masih belum banyak yang menggunakan teknik bisnis impor scrap, karena menganggap prosesnya yang terlalu rumit. Mereka masih banyak yang menggunakan cara lama. yaitu dengan mencari pasokan dalam negeri, atau menunggu port of discharge (pelabuhan di Indonesia) dengan sistem timbang-bayar di tempat.

Para pebisnis besi tua impor yang sudah membuat L/C dan dikatakan cukup sukses serta berkeuntungan besar belum ada yang mencatatkan sahamnya di bursa efek. Padahal di negara-negara Eropa Timur, Amerika, dan Australia, mayoritas perusahaan yang bergerak di bisnis besi tua telah terdaftar di bursa efek negaranya masing-masing, Bisnis yang mungkin terdengar sepele ini sebenarnya memiliki untung dan perputaran uang yang sangat besar, jadi sayang sekali jika Anda sama sekali tidak tertarik untuk melirik bisnis ini.

Sumber:
http://www.antaranews.com/berita/390030/besi-tua-ubah-hidup-djaenudin
http://zamzamy-saadah.blogspot.com/2012/11/mengenal-cara-memasarkan-besi-tuascrap.html
http://www.neraca.co.id/peluang-usaha/10929/Mengelola-Besi-Bekas-Menimbang-Keuntungan

Sumber Gambar:
http://all-free-download.com/

Kiat Menjalankan Bisnis Baja yang Menguntungkan

Kiat Menjalankan Bisnis Baja yang Menguntungkan

Belakangan, penggunaan produk baja dan besi semakin dibutuhkan oleh masyarakat. Produk baja bisa digunakan sebagai bahan baku pembangunan rumah, gedung sekolah, perkantoran, dan sebagainya.

Dengan semakin tingginya permintaan produk baja di Indonesia, membuat peluang setiap pemain bisnis baja untuk mendapat keuntungan menjadi lebih besar. Tentunya setiap perusahaan industri baja harus mempunyai keunggulan dibanding para pesaing, khususnya pada masalah promosi dan iklan. Continue reading Kiat Menjalankan Bisnis Baja yang Menguntungkan